Selasa, 10 Desember 2024

Nama-nama Calon Kepala Daerah Terpilih Sulawesi Utara Tahun 2024

(Foto: manado.tribunnews.com)

Inilah Nama-nama Calon Kepala Daerah Terpilih Tahun 2024 Se-Sulawesi Utara dari hasil pleno KPU:

  1. Gubernur Sulawesi Utara: Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus-Victor Mailangkay (539.039 suara)
  2. Wali Kota Manado: Andrei Angouw - Richard Henry Marten Sualang (107.285 suara)
  3. Wali Kota Bitung: Hengky Honandar - Randito Maringka (73.388 suara)
  4. Wali Kota Kotamobagu: Weny Gaib - Rendy V. Mangkat  (35.150 suara)
  5. Wali Kota Tomohon: Caroll Joram Azarias Senduk - Sendy Gladys Adolfina Rumajar  (31.173 suara)
  6. Bupati Minahasa: Robby Dondokambey -vanda sarundajang  (93.546 suara)
  7. Bupati Minahasa Selatan: Franky Donny Wongkar - Theodorus Kawatu (51.575 suara)
  8. Bupati Minahasa Tenggara: Ronald Kandoli - Fredy Tuda (40.375 suara)
  9. Bupati Minahasa Utara: Joune James Esau Ganda - Kevin William Lotulung  (70.620 suara)
  10. Bupati Bolaang Mongondow: Yusra Alhabsyi - Dony Lumenta (64.709 suara)
  11. Bupati Bolaang Mongondow Selatan:  Iskandar Kamaru - Deddy Abdul Hamid (33.356 suara)
  12. Bupati Bolaang Mongondow Timur: Oskar Manoppo - Argo Vinsensius Sumaiku  (27.853 suara)
  13. Bupati Bolaang Mongondow Utara: Sirajudin Lasena - MOhammad Aditya Pontoh (18.479 suara)
  14. Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro: Chyntia Ingrid Kalangit - Heronimus Makainas  (24.586 suara)
  15. Bupati Kepulauan Sangihe: Michael Thungari - Tendris Bulahari (38.385 suara)
  16. Bupati Kepulauan Talaud: Welly Titah - Anisya Gretsya Bambungan (20.813 suara)

Untuk pemilihan calon Gubernur Sulawesi Utara, hasil pleno KPU terbuka di lima belas kabupaten/kota menetapkan pasangan calon nomor urut 1 Yulius Selvanus Komaling-Johannes Victor Mailangkay unggul dengan 539.039 suara, di posisi kedua paslon nomor urut 2 Elly Engelbert Lasut-Hanny Joost Pajouw dengan perolehan 463.433 suara, sedangkan paslon nomor urut 3 Steven Kandouw-Denny Tuejeh memperoleh suara 459.673.

Rabu, 04 Desember 2024

KISAH ORANG-ORANG SANGIHE DI MADAGASKAR


Di Republik Malagasi (Madagaskar) –terutama di kota Antannarivo, Tamatava, dan Pinohipe— cukup banyak orang-orang yang disebut sebagai Suku Morin. Siapa sesungguhnya suku Morin? 
Mereka adalah orang-orang Manganitu, Sangihe yang merupakan turunan dari sanak keluarga Raja Kerajaan Manganitu Don Marthin Lasaru (1725-1750).

Tahun 1750 adalah waktu paling memilukan bagi Raja Don Marthin Lasaru. Sebagaimana nasib raja-raja di tanah Sangihe yang diasingkan ke berbagai tempat, karena gencar melawan penjajahan Belanda (VOC), Raja keenam Kerajaan Manganitu ini dibuang ke Madagaskar bersama 45 anggota keluarga yang loyal padanya.

Raja Don Marthin Lasaru adalah putra Raja Dotulong Takaengetang (1694–1725), ibunya Putri Kerajaan Paghulu. Ini sebabnya, ketika ia berkuasa pemerintahan Kerajaan Manganitu dipusatkan di Paghulu.

Di Republik Malagasi saat ini, keturunan Raja Lasaru beserta 45 anggota keluarga Kerajaan itu tersebar di beberapa daerah di sana. 

Beberapa daerah yang ditempati orang-orang Sangihe Manganitu ini dinamakan sendiri oleh orang Sangihe sebagai tempat mereka berdomisili.

Di Kota Antannarivo, orang-orang Malagasi menyebut keturunan raja yang diasingkan itu sebagai Suku Morin. 

Morin artinya diasingkan atau suku terasing dari Kerajaan Manganitu.

Masyarakat Kerajaan Manganitu yang ada di Manganitu dan Paghulu yang tidak diasingkan menyebut raja di tempat pembuangan itu sebagai: “Ilaha i tuan su kamu” (Raja berada di kaam de geode hoop).

Kerajaan Manganitu terletak di Pulau Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara. Kerajaan Manganitu juga disebut Kerajaan Kauhis, Berdiri pada tahun 1600 di bawah pemerintahan Raja Boo atau Liung Tolosang menantu dari Kulane Ansiga dari Kerajaan Salurang. 

(Dari Berbagai Sumber)
Penulis: Iverdixon Tinungki

Sabtu, 16 November 2024

Asal-usul Nama "Nasi Jaha" Penganan Khas Maluku dan Sulawesi

Nasi jaha adalah salah satu makanan khas yang berasal dari daerah Maluku dan Sulawesi, terutama di kalangan masyarakat Melayu dan suku asli setempat. Nasi Jaha dikenal sebagai hidangan tradisional yang memiliki cita rasa unik dan cara pembuatan yang khas. Penganan ini sangat dikenal di Maluku, dan berbagai daerah di Sulawesi bagian Utara, terutama dalam perayaan adat atau acara khusus.


Sejarah Nasi Jaha

Walau penganan ini sangat populer di Maluku dan Sulawesi, ternyata sangat sedikit orang yang mengetahui asal-usul penamaan nasi jaha itu sendiri. Bahkan akibat ketidaktahuan itu, ada yang menganggap nama nasi jaha sebagai pelesetan dari nasi jahe. Padahal tidaklah demikian. Jika berpola pikir seperti itu, ada dua hal yang perlu dipertanyakan: 1. kenapa para leluhur tidak memberi nama nasi jahe sejak dulu; 2. jahe bukanlah kosakata lokal Maluku dan Sulawesi bahkan tak ada yg mirip dengan kata jahe yg etimologinya dari bahasa-bahasa di pulau Jawa seperti jahe (Jawa) jae (Sunda), jhai (Madura), dan jae (Kangean).

Daerah-daerah di Pulau Sulawesi mengenal jahe dengan nama goraka (Manado), lia (Sangihe), layu (Mongondow), moyuman (Poros), melito (Gorontalo), yuyo (Buol), siwei (Bare'e), goraka (Bare'e Tojo), laia atau leya (Makassar) dan pace (Bugis). Di Maluku sendiri, jahe dikenal dengan nama hairalo (Amahai), pusu, seeia, sehi, siwe (Ambon), sehi (Hila), sehil (Nusa Laut), siwew (Buns), garaka atau woraka (Ternate), gora (Tidore), sohi (Banda) dan laian (Aru). 

Kata "nasi" sendiri merujuk kepada beras yang dimasak, yang menjadi makanan pokok orang Indonesia. Sedangkan "jaha" berasal dari bahasa Ternate. Menurut sahabat setempat duduk saat kuliah dulu, Prof. Dr. Gufran Ali Ibrahim, MSi (mantan rektor Unhair Ternate dan mantan kepala Pusat Bahasa Kemendikbud) jaha dalam bahasa Ternate berarti tenggelam. Dalam bahasa Ternate ada juga frasa jaha manyari yg berarti daun pisang pembungkus nasi jaha. 

Sementara dalam Kitab Logat Ternate, Woordenlijst van Het Ternatesch yang disusun J. Fortgens terbitan 1917 menyebutkan "djaha, tenggelam (zinken, verdrinken [tenggelam, terendam]) nasi djaha, goegoes (ketan, poeloet ditjampoer santan, laloe dimasak dalam daoen pisang (in een pisangblad gekookte kleefrijst vermengd met klappermelk [nasi ketan yang dimasak dalam daun pisang dicampur dengan santan]); djodjaha, menenggelamkan (doen zinken, iets verdinken [menyebabkan sesuatu tenggelam, menenggelamkan sesuatu])";   

Sayang kamus tersebut tidak menjelaskan "dalam daun pisang" itu apakah dimasak menggunakan panci, wajan atau bambu. Namun jika sampai hari ini nasi jaha dimasak dalam bambu yang berlapiskan daun pisang, maka bisa dikatakan nasi jaha itu pasti direbus dalam bambu juga.

Sumber dari RRI mengisahkan sebuah legenda sbb.: Menurut cerita dari para sesepuh, nasi jaha dianggap sebagai hidangan orang-orang jahat dalam sejarah Minahasa. Ceritanya bermula dari keturunan Toar Lumimuut, seperti Makedua Siow, Makatedu Pitu, dan Pasiowan Tedu, yang diinstruksikan oleh dotu Muntu untuk menyebar dari Watu Pinabetengan, menjelajahi wilayah Tanah Malesung. Kelompok Ton Pekewa, dari wilayah barat daya suku Tontewo, berkembang menjadi dua suku, yaitu Tombulu dan Tonsea. Selain itu, percampuran darah terjadi dekat perbatasan Bolaang Mangondow, membentuk suku Ponosokan. Pantai utara dan barat Malesung berkembang menjadi suku bantik, sering diganggu oleh suku asing seperti Mangindano, Tidore, dan Ternate. Suku asing ini, disebut Tou Lewo atau Wosey, merampok dan menyusahkan orang-orang Malesung. Sebagai respons, orang Malesung yang gagah perkasa, atau Waraney, seperti Maramis, Matindas, dan Montororing, mengejar dan menumpas para Wosey. Mereka menemukan markas di pulau Bentenan, di mana nasi jaha, atau "nasi orang jahat" (kan ne tou lewo), ditemukan dan dibuang ke laut. Karena lapar, Waraney memakan nasi yang dipanggang dengan santan kelapa yang kemudian dinamai Sinari. Itulah kisah singkat tentang asal-usul nasi jaha, atau Sinari, sebagai hidangan kemenangan. (https://www.rri.co.id/kuliner/516936/nasi-jaha-sejarah-dan-kelezatan-khas-sulawesi-utara)

Dari sumber-sumber ilmiah dan "mitos" di atas ternyata tidak ada satu pun  mengaitkan kata jaha" dalam nasi jaha dengan nama rempah jahe. Hal ini sebagai akibat dari tidak adanya satu pun daerah di Maluku dan Sulawesi yg menyebutkan nama rempah tersebut dengan kata jahe atau yg mirip dengan jahe. 

Asal-usul dan Arti Kata Nasi Jaha

Dengan menelaah sumber-sumber tersebut di atas dapat disimpulkan, bahwa nasi jaha memiliki makna pertama, nasi yang dimasak dalam bambu berlapiskan daun pisang. Kedua, nasi yang direndam (di dalam bambu) lalu dibakar. Ketiga, nasi yang dibawa orang-orang yg tenggelam (orang Ternate yg disebutkan dalam legenda tanah Malesung), dan bukan nasi orang jahat. Secara ilmiah, makna pertama dan kedua lebih bisa diterima. Sedangkan yg ketiga masih lebih kental dengan mitos atau legenda.


Bahan dan Cara Pembuatan Nasi Jaha

Menurut Prof. Dr.  Gufran Ali Ibrahim, MSi, bahan-bahan yang digunakan untuk pembuatan nasi jaha di Ternate hanya terdiri atas beras biasa, beras pulut dan santan kelapa. Sedangkan di Sulawesi Utara, bahan-bahannya lebih banyak meliputi beras, beras ketan, santan kelapa, sari jahe, sari daun pandan, sari serai, bawang merah, garam, gula dll. 

Walau berbeda bahan-bahan nasi jaha versi Maluku dan versi Sulawesi, tetap memiliki kesamaan dalam hal cara memasak dan wadah memasaknya. Kedua-duanya menggunakan bambu khusus (di Sulawesi Utara disebut bulu nasi jaha dan daun pisang (muda) sebagai wadah pembungkus dan dimasak. Namun sebelum bahan-bahan dicampurkan dimasukkan ke dalam bambu yg telah dilapisi daun pisang, terlebih dahulu beras direndam (jaha dalam bahasa Ternate) selama beberapa jam sampai mengembang. Setelah mengembang baru bahan-bahan lainnya dicampurkan dan dimasukkan ke dalam bambu. Cara memasaknya adalah bambu berisi campuran bahan disandar pada palang kayu atau besi lalu dibakar menggunakan kayu bakar atau tempurung, pelepah kering kelapa atau sabut kelapa.

Variasi bahan-bahan nasi jaha memang berbeda setiap daerah. Malah ada pula yang menambahkan lauk pauk atau bahan lain ke dalam bambu, sehingga hidangan ini menjadi lebih kaya rasa. Di Kota Bitung sejak tahun 2021 mulai diperkenalkan nasi jaha tuna yakni nasi jaha yg diberikan tambahan ikan tuna sebagai ciri khas kota Bitung.

Penganan sejenis nasi jaha sebenarnya dikenal juga di daerah luar Maluku dan Sulawesi tapi namanya lemang. Bahan-bahan, wadah dan cara memasaknya juga sama. Karena itu, nasi jaha bisa berarti sama dengan lemang dan lemang sama dengan nasi jaha. Yang membedakannya hanya di penamaan. Kalau nasi jaha berasal dari Maluku dan Sulawesi, maka lemang berasal dari Minangkabau Sumatra Barat. Kata lemang sendiri berasal dari bahasa Minangkabau: lamang; atau bahasa Jawi: ‏.لمڠ‎‎


Dalam masyarakat Minangkabau terdapat banyak jenis lemang yang dihasilkan menggunakan bahan-bahan khusus seperti:  

Lamang puluik: lemang biasa paling banyak dihasilkan dalam masyarakat Minangkabau menggunakan pulut (puluik) sebagai bahan dasar. Buah keras sering ditambahkan sebagai penambah perisa serta mengelakkan pelekatan lanjut beras.
Lamang pisang: lemang menggunakan buah pisang sebagai bahan sampingan, pulut dan santan dicampurkan dahulu sebelum pisang dimasukkan kemudian
Lamang ubi: lemang menggunakan ubi kayu sebagai bahan dasar tanpa perlunya santan
Lamang kuning: lemang menggunakan beras digiling menjadi tepung dicampur dengan kunyit, santan dan garam.
Lemang periuk kera:  lemang yang menggunakan wadah kantong khusus yg ada di pedalaman Negeri Sembilan dan Pahang (Malaysia) Ada beberapa kontroversi di antara beberapa orang yang mempertanyakan kemungkinan risiko akumulasi kotoran kelelawar dan rubah serta pengambilan yang tidak terkendali, namun cara pengendalian perolehan dan pembersihannya ditekankan oleh penjual.

Lemang dapat juga dijumpai di negara-negara lain di Asia Tenggara Daratan, seperti Singapura, Malaysia, dan Brunei. Bahkan di Thailand, lemang dikenal dengan nama “Khao Lam”, sedangkan di Vietnam dikenal dengan nama Cơm Lam.

Fungsi dalam Budaya

Nasi jaha tidak hanya berfungsi sebagai makanan biasa, tetapi juga memiliki nilai simbolis dalam budaya masyarakat Maluku dan Sulawesi. Hidangan ini sering disajikan dalam acara-acara adat, seperti pesta pernikahan, acara syukuran, atau upacara keagamaan. Pembuatannya yang melibatkan banyak orang juga mencerminkan semangat gotong royong dan kebersamaan dalam komunitas.

Nasi jaha juga berkaitan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat yang tinggal di daerah dengan banyak bambu, terutama di pedesaan atau daerah-daerah pesisir. Penggunaan bambu sebagai media memasak sangat praktis, mengingat bambu banyak ditemukan di sekitar tempat tinggal mereka, serta kemampuan bambu untuk menahan panas dan menjaga kelembaban nasi saat dibakar.

Meskipun asal-usul nasi jaha sangat terkait dengan tradisi dan kehidupan pedesaan, kini hidangan ini juga sering disajikan di restoran yang menyajikan makanan tradisional Indonesia, terutama di daerah Maluku, Sulawesi, dan sekitarnya. Namun, memasak nasi jaha dalam bambu memang membutuhkan keterampilan dan ketelatenan, sehingga tidak semua orang di perkotaan atau daerah yang lebih modern membuatnya dengan cara tradisional. Karena itu ada yang sudah mencoba membuatnya dengan cara modern menggunakan panci atau dandang pengukus. Namun tentu saja rasa dan aroma yang dihasilkan tidak seautentik yang dimasak dengan bambu.

Demikian sekilas asal-usul nama penganan nasi jaha dalam tradisi dan budaya masyarakat Maluku dan Sulawesi Utara.***

Jumat, 20 September 2024

Sejarah Singkat Yudaisme dan Orang-orang Yahudi

Sejarah Yudaisme dan orang-orang Yahudi sangat panjang dan kompleks, dimulai dari zaman kuno hingga modern. Namun jika dibuat seringkas mungkin, maka secara garis besar sejarah Yudaisme dan Orang-orang Yahudi dapat dijelaskan seperti berikut ini.

Peta Wilayah Kerajaan Israel dan Kerajaan Yehuda (Sumber: Wikipedia)


1. Masa Patriarkal (Sekitar 2000–1500 SM)
Sejarah orang Yahudi sering dimulai dari Abraham, yang dianggap sebagai bapak leluhur bangsa Israel. Dalam Kitab Kejadian, Allah memanggil Abraham untuk meninggalkan tanah kelahirannya di Mesopotamia (Ur Kasdim) dan menetap di tanah Kanaan, tempat yang kelak menjadi Israel modern. Allah berjanji bahwa keturunan Abraham akan menjadi bangsa besar yang diberkati.

Abraham memiliki putra, Ishak, dan Ishak memiliki putra, Yakub (juga dikenal sebagai Israel). Yakub memiliki 12 anak laki-laki yang menjadi cikal bakal 12 suku Israel.

2. Perbudakan di Mesir dan Keluaran (Sekitar 1600–1200 SM)

Setelah masa Yakub, keturunannya, yang dikenal sebagai orang Israel, pindah ke Mesir karena kelaparan. Di Mesir, mereka awalnya hidup damai, tetapi akhirnya diperbudak oleh Firaun. Kisah Keluaran (Exodus) dipimpin oleh Musa, yang menerima wahyu dari Tuhan dan memimpin orang Israel keluar dari Mesir menuju tanah Kanaan. Dalam perjalanan ini, Musa menerima Sepuluh Perintah Allah di Gunung Sinai, yang menjadi landasan hukum dan agama Yudaisme.

3. Zaman Para Hakim dan Monarki Bersatu (1200–930 SM)
Setelah kembali ke Kanaan, orang Israel dipimpin oleh para hakim, pemimpin militer dan rohani yang menjaga persatuan di antara suku-suku. Pada akhirnya, mereka mendirikan sebuah kerajaan, dipimpin oleh raja-raja besar seperti:

  • Saul: Raja pertama Israel.
  • Daud: Raja terbesar yang menaklukkan Yerusalem dan menjadikannya ibu kota.
  • Salomo: Putra Daud, terkenal karena kebijaksanaannya dan membangun Bait Suci Pertama di Yerusalem sebagai pusat ibadah Yahudi.
4. Pecahnya Kerajaan dan Pengasingan (930–538 SM)
Setelah kematian Raja Salomo, kerajaan terpecah menjadi dua:
  • Kerajaan Israel Utara (sepuluh suku Israel) yang kemudian ditaklukkan oleh Asyur pada 722 SM, menyebabkan hilangnya "Sepuluh Suku Israel".
  • Kerajaan Yehuda (dengan suku Yehuda dan Benyamin), yang tetap bertahan lebih lama, tetapi akhirnya ditaklukkan oleh Babel pada 586 SM. Orang-orang Yahudi dibawa ke pengasingan di Babel, dan Bait Suci Pertama dihancurkan.
5. Masa Pengasingan Babel dan Kembali ke Yerusalem (538–515 SM)
Selama pengasingan di Babel, orang Yahudi mulai membentuk identitas religius yang lebih kokoh di bawah hukum Taurat dan sinagoga. Ketika Kekaisaran Persia menaklukkan Babel pada 538 SM, Raja Koresh mengizinkan orang Yahudi kembali ke Yerusalem dan membangun Bait Suci Kedua (515 SM), menandai dimulainya periode Yudaisme Kedua.

6. Pengaruh Helenistik dan Kekuasaan Romawi (333 SM–70 M)
Setelah penaklukan oleh Aleksander Agung pada 333 SM, Yudaisme berada di bawah pengaruh budaya Yunani (Helenisme), yang menyebabkan ketegangan antara kelompok Yahudi tradisionalis dan mereka yang mengadopsi budaya Yunani. Pada 167 SM, pemberontakan Makabe melawan penindasan oleh dinasti Seleukid menghasilkan kemerdekaan bagi Yahudi di bawah dinasti Hasmonean.

Namun, pada 63 SM, Romawi menaklukkan Yerusalem. Herodes Agung diangkat sebagai raja boneka Romawi dan membangun kembali Bait Suci dengan kemegahan baru.

7. Kehancuran Bait Suci Kedua dan Diaspora (70 M)
Pada tahun 66 M, terjadi pemberontakan besar-besaran orang Yahudi melawan Romawi, tetapi pada tahun 70 M, Romawi menghancurkan Yerusalem dan Bait Suci Kedua, yang menandai berakhirnya ibadah persembahan korban di Bait Allah. Orang Yahudi tersebar ke seluruh Kekaisaran Romawi dan disebut diaspora. Setelah pemberontakan terakhir (Bar Kokhba, 132–135 M), Yahudi semakin dilarang memasuki Yerusalem.

8. Yudaisme Rabinik dan Masa Pertengahan (135 M–1800 M)
Dengan kehancuran Bait Suci, para pemimpin Yahudi mengembangkan Yudaisme Rabinik, yang berfokus pada hukum dan tradisi yang tertulis dalam Talmud (komentar terhadap Taurat). Talmud dibagi menjadi dua bagian utama:
  • Mishnah (Hukum Yahudi yang dibukukan sekitar 200 M).
  • Gemara (diskusi para rabi tentang Mishnah).

Selama Abad Pertengahan, komunitas Yahudi berkembang di wilayah Islam (seperti Spanyol Muslim, Baghdad) dan Kristen (Eropa). Di bawah pemerintahan Islam, Yahudi sering diperlakukan lebih baik daripada di bawah kekuasaan Kristen, meskipun mereka tetap menjadi warga kelas kedua. Namun, di Eropa Kristen, mereka sering mengalami penganiayaan dan pogrom, terutama selama Perang Salib dan masa Inkuisisi di Spanyol.

9. Pencerahan dan Emansipasi (1700–1900)
Pada masa Pencerahan (Haskalah), orang Yahudi mulai mengadopsi nilai-nilai sekuler dan ilmu pengetahuan modern, sambil mempertahankan identitas Yahudi mereka. Emansipasi di Eropa Barat membuka peluang bagi Yahudi untuk berintegrasi dalam masyarakat luas, tetapi juga memicu antisemitisme modern, seperti yang terlihat di Rusia dan Jerman.

10. Zionisme dan Pembentukan Israel (1800–1948)
Gerakan Zionisme muncul pada akhir abad ke-19, didorong oleh keinginan untuk mendirikan negara Yahudi di tanah leluhur mereka, sebagai respons terhadap antisemitisme di Eropa. Pada tahun 1948, setelah Holocaust, di mana sekitar enam juta orang Yahudi dibunuh oleh Nazi, negara Israel didirikan. Pembentukan Israel menandai kembalinya sebagian orang Yahudi dari diaspora ke tanah air leluhur mereka.

11. Era Modern (1948–sekarang)
Setelah pembentukan Israel, banyak orang Yahudi dari seluruh dunia bermigrasi ke Israel, tetapi sebagian besar tetap tinggal di diaspora, terutama di Amerika Serikat, Eropa, dan negara-negara lain. Konflik politik dan agama antara Israel dan tetangganya di Timur Tengah telah menjadi bagian sentral dari sejarah Yahudi modern, tetapi Yudaisme terus berkembang sebagai agama dan budaya global.

12. Perbedaan Israel, Yehuda dan Yahudi

Perbedaan antara Israel, Yehuda dan Yahudi terletak pada konteks geografis, historis, dan identitas keagamaan. Berikut adalah penjelasan mengenai masing-masing istilah:

1) Israel

  • - Israel adalah nama yang digunakan untuk beberapa hal dalam sejarah Yahudi:
  • - Nama Patriarkal: Awalnya, Israel adalah nama yang diberikan kepada Yakub, salah satu tokoh utama dalam kitab suci Ibrani (Taurat). Setelah bergulat dengan malaikat, Yakub diberi nama Israel oleh Allah (Kejadian 32:28), dan keturunannya dikenal sebagai orang Israel.
  • - Kerajaan Bersatu: Setelah masa perbudakan di Mesir dan penaklukan tanah Kanaan, keturunan Yakub, yang terdiri dari 12 suku, bersatu membentuk Kerajaan Israel di bawah pemerintahan Raja Saul, Raja Daud, dan Raja Salomo (sekitar 1050–930 SM).
  • - Kerajaan Utara (Israel): Setelah kematian Raja Salomo, pada tahun 930 SM, kerajaan itu terpecah menjadi dua. Kerajaan di bagian utara yang terdiri dari sepuluh suku disebut Kerajaan Israel, sedangkan kerajaan selatan disebut Kerajaan Yehuda. Kerajaan Israel Utara akhirnya ditaklukkan oleh Kekaisaran Asyur pada tahun 722 SM, yang mengakibatkan hilangnya sepuluh suku Israel tersebut dari sejarah.

2) Yehuda

  • - Yehuda memiliki beberapa pengertian:
  • - Nama Suku: Yehuda adalah salah satu dari 12 anak Yakub, yang menjadi kepala suku Yehuda. Suku Yehuda merupakan salah satu suku utama yang menetap di bagian selatan tanah Israel.
  • - Kerajaan Yehuda: Setelah perpecahan Kerajaan Israel, wilayah selatan yang terdiri dari suku Yehuda, sebagian suku Benyamin, dan suku Lewi menjadi Kerajaan Yehuda. Kerajaan ini berpusat di Yerusalem, tempat Bait Suci berada, dan bertahan lebih lama dibandingkan kerajaan utara. Kerajaan Yehuda akhirnya ditaklukkan oleh Babel pada 586 SM, yang mengakibatkan penghancuran Bait Suci Pertama dan pengasingan orang Yahudi ke Babel.
  • - Provinsi Yehuda (Yudea): Setelah kembalinya orang Yahudi dari pengasingan Babel dan selama periode Romawi, wilayah ini dikenal sebagai Yudea, diambil dari nama Yehuda.

3) Yahudi

  • Yahudi mengacu pada orang-orang yang mengikuti Yudaisme, agama monoteistik yang berasal dari keturunan suku Yehuda, tetapi pada masa pasca-pengasingan Babel, istilah ini menjadi lebih luas dan merujuk pada seluruh orang Israel yang mengikuti ajaran Yudaisme.
  • Setelah Kerajaan Yehuda dihancurkan oleh Babel dan banyak orang Yehuda diasingkan, istilah Yahudi (dari kata "Yehuda") mulai digunakan untuk menyebut mereka yang kembali ke tanah leluhur dan terus memelihara agama mereka. Selama masa pengasingan, Yudaisme berkembang di kalangan para pengungsi, dan ketika mereka kembali, identitas keagamaan dan etnis mereka dihubungkan dengan istilah Yahudi.
  • Secara luas, Yahudi sekarang merujuk pada seluruh umat yang beragama Yudaisme, baik yang merupakan keturunan suku Yehuda maupun tidak. Istilah ini menggambarkan identitas etnis, agama, dan budaya.

Rangkuman Perbedaan:
1) Israel:

  • Dapat merujuk pada bangsa keturunan Yakub (Israel) secara keseluruhan atau Kerajaan Utara yang terpisah setelah kematian Salomo.
  • Digunakan juga sebagai nama modern bagi negara Israel yang didirikan pada tahun 1948.


2. Yehuda:

  • - Merujuk pada salah satu dari 12 suku, yang akhirnya menjadi Kerajaan Yehuda di wilayah selatan Israel.
  • - Nama ini kemudian berkembang menjadi istilah geografis untuk wilayah Yudea dan kemudian menjadi dasar bagi istilah Yahudi.

3. Yahudi:

  • Secara khusus mengacu pada pengikut agama Yudaisme dan keturunan orang Yehuda (atau seluruh bangsa Israel), terlepas dari apakah mereka tinggal di Israel atau diaspora.

Kesimpulan:

  • Sejarah Yudaisme dan orang-orang Yahudi mencakup ribuan tahun, dari zaman kuno hingga modern, dengan tantangan seperti perbudakan, pengasingan, antisemitisme, hingga pembentukan kembali negara Israel. Yudaisme berkembang melalui berbagai periode, dari zaman Bait Suci hingga Yudaisme Rabinik, dan telah memberikan kontribusi signifikan terhadap agama, filsafat, dan budaya dunia.
  • Israel awalnya adalah nama patriarkal yang juga digunakan untuk seluruh bangsa yang terdiri dari 12 suku, dan kemudian merujuk pada Kerajaan Utara.
  • Yehuda adalah nama suku dan kerajaan di selatan, serta menjadi istilah untuk identitas orang-orang Yahudi.
  • Yahudi adalah istilah yang digunakan untuk menyebut orang-orang yang beragama Yudaisme atau yang keturunan bangsa Israel, khususnya setelah zaman Kerajaan Yehuda.

Selasa, 17 September 2024

Cara Mengubah Teks Menjadi Suara Diri Sendiri Mengguna AI

Membuat teks menjadi suara dengan menggunakan teknologi AI memungkinkan Anda untuk menghasilkan audio dari tulisan yang terdengar seperti suara asli Anda. Proses ini biasanya melibatkan beberapa langkah dan alat, dari perekaman suara hingga penggunaan teknologi text-to-speech (TTS) yang canggih. Berikut adalah panduan untuk membuat teks menjadi suara diri sendiri menggunakan AI:

1. Rekam Suara Anda
Untuk membuat AI berbicara dengan suara Anda, pertama-tama Anda perlu merekam suara Anda sendiri. Ini biasanya melibatkan beberapa langkah:

a. Persiapkan Skrip:   

  • Buat skrip atau teks yang ingin Anda rekam. Skrip ini harus mencakup berbagai variasi nada, intonasi, dan kecepatan bicara untuk membantu AI mereproduksi suara Anda dengan lebih baik.


b. Rekam Suara:

  • Gunakan mikrofon berkualitas tinggi untuk merekam suara Anda. Anda mungkin memerlukan peralatan perekaman yang baik dan lingkungan yang tenang untuk mendapatkan kualitas suara yang optimal. 
  • Gunakan perangkat lunak perekaman suara seperti Audacity atau Adobe Audition. Rekam beberapa klip dengan berbagai emosi dan intonasi.

c. Edit dan Bersihkan Rekaman:

  • Edit rekaman untuk menghilangkan gangguan latar belakang dan kesalahan. Pastikan suara Anda bersih dan jelas.


2. Gunakan Layanan Text-to-Speech yang Mendukung Suara Kustom

Setelah Anda memiliki rekaman suara, Anda bisa menggunakan layanan AI yang memungkinkan pembuatan suara kustom berdasarkan rekaman tersebut. Beberapa layanan populer yang menawarkan fitur ini adalah:

a. Descript Overdub:
Descript memungkinkan Anda membuat model suara kustom setelah merekam beberapa klip suara. Anda dapat mengunggah rekaman suara Anda dan menggunakan fitur Overdub untuk menghasilkan suara sintetis yang mirip dengan suara asli Anda.
Cara Kerja:     

  • Daftar untuk akun Descript dan pilih fitur Overdub.
  • Ikuti petunjuk untuk mengunggah rekaman suara Anda.
  • Descript akan memproses rekaman dan membuat model suara berdasarkan data tersebut.
  • Gunakan model suara ini untuk mengubah teks menjadi suara.

b. iSpeech Custom TTS:
iSpeech menawarkan layanan TTS kustom di mana Anda dapat membuat suara kustom berdasarkan rekaman Anda sendiri.
Cara Kerja:

  •     Hubungi iSpeech dan diskusikan kebutuhan Anda untuk TTS kustom.
  •     Kirimkan rekaman suara sesuai petunjuk yang diberikan.
  •     iSpeech akan membuat model suara yang dapat digunakan untuk menghasilkan suara dari teks.

c. Voxygen, VocaliD, atau Acapela Group:
Layanan-layanan ini juga memungkinkan pembuatan suara kustom, tetapi mungkin memerlukan kontak langsung dengan tim dukungan mereka untuk pengaturan dan proses lebih lanjut.

3. Menggunakan Model Suara untuk Text-to-Speech

Setelah model suara Anda siap, Anda bisa mulai menggunakannya untuk mengubah teks menjadi suara:

a. Masukkan Teks:
Gunakan antarmuka layanan TTS untuk memasukkan teks yang ingin Anda ubah menjadi suara. Layanan ini biasanya menyediakan editor teks di mana Anda dapat mengetik atau menempelkan teks.

b. Sesuaikan Pengaturan:
Beberapa layanan memungkinkan Anda menyesuaikan intonasi, kecepatan, dan emosi dari suara. Sesuaikan pengaturan ini untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.

c. Hasilkan dan Unduh Audio:
Setelah mengatur teks dan parameter suara, hasilkan audio. Biasanya, Anda dapat mendengarkan pratayang terlebih dahulu dan kemudian mengunduh file audio dalam format yang diinginkan (seperti MP3 atau WAV).

4. Evaluasi dan Penyempurnaan


a. Tinjau Hasil:
Tinjau hasil audio untuk memastikan bahwa suara AI terdengar alami dan sesuai dengan yang Anda inginkan. Periksa apakah ada bagian-bagian yang perlu diperbaiki atau disesuaikan.

b. Lakukan Penyempurnaan:
Jika perlu, ulangi proses perekaman atau penyesuaian di layanan TTS untuk meningkatkan kualitas suara atau memperbaiki kesalahan.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat membuat teks menjadi suara yang menyerupai suara Anda sendiri menggunakan teknologi AI. Teknologi ini sangat berguna untuk berbagai aplikasi, mulai dari pembuatan konten audio hingga asisten virtual dan aplikasi berbasis suara lainnya.

Rabu, 11 September 2024

Mengenal Gejala Gangguan Kecemasan

Gangguan kecemasan memiliki berbagai gejala yang dapat bervariasi antara satu orang dengan yang lain, tetapi secara umum, beberapa gejala yang paling umum adalah:
1. Kecemasan Berlebihan: Rasa cemas yang terus-menerus dan berlebihan, sering kali terkait dengan situasi sehari-hari atau hal-hal yang sebenarnya tidak terlalu berbahaya.
2. Rasa Takut yang Intens: Rasa takut yang tidak proporsional terhadap situasi tertentu, seperti takut berada di tempat ramai (agorafobia) atau takut berbicara di depan umum.
3. Gelisah atau Tegang: Merasa gelisah atau tidak bisa duduk diam, sering kali disertai dengan ketegangan otot.
4. Pikiran Negatif yang Berulang: Pikiran yang terus-menerus tentang hal buruk yang mungkin terjadi, atau kesulitan menghentikan aliran pikiran cemas.
5. Sulit Konsentrasi: Kesulitan fokus atau konsentrasi karena pikiran yang terus-menerus dipenuhi oleh kekhawatiran.
6. Gangguan Tidur: Sulit tidur atau sering terbangun di malam hari karena rasa cemas.
7. Kelelahan: Merasa lelah secara fisik atau mental, meskipun tidak melakukan aktivitas berat.
8. Panik: Serangan panik yang tiba-tiba, disertai dengan gejala fisik seperti jantung berdebar, berkeringat, sesak napas, dan rasa takut yang mendalam (biasanya muncul pada gangguan panik).
9. Gangguan Fisik: Gejala fisik lainnya, seperti sakit kepala, sakit perut, mual, atau gemetar, yang muncul sebagai respon tubuh terhadap kecemasan.
Gangguan kecemasan dapat menyebabkan berbagai gejala fisik dan psikis, di antaranya: 

Gejala fisik :
Sakit kepala 
Nyeri otot 
Gangguan pencernaan 
Detak jantung lebih cepat 
Keluar keringat yang berlebihan 
Badan gemetar 
Otot di sekujur tubuh terasa tegang 
Napas menjadi pendek 

Gejala psikis :
Kecemasan yang berlebihan dan sulit dikendalikan 
Rasa gelisah atau tegang yang persisten 
Sulit berkonsentrasi atau merasa mudah terganggu 
Sulit tidur atau gangguan tidur lainnya 
Kelelahan yang berlebihan 
Rasa khawatir atau takut berlebihan, bahkan panik 
Merasa selalu dalam bahaya 
Bicara berlebihan dan cepat 
Takut hilang kendali, takut mati, atau takut menjadi gila 
Gangguan kecemasan adalah gangguan mental yang membuat pengidapnya selalu merasa cemas, khawatir, atau takut sehingga kesulitan menjalani aktivitas sehari-hari. 
Jika gejala-gejala ini berkelanjutan dan mengganggu aktivitas sehari-hari, disarankan untuk mencari bantuan dari tenaga kesehatan atau profesional psikologis.

 

Kata-kata Motivasi Kehidupan yang Memberikan Kekuatan

Jika tidak ada yang menganggapmu musuh,
Itu berarti kamu tidak terlalu penting.
Jika tidak ada yang menganggapmu sebagai ancaman,
Itu berarti kamu tidak terlalu kuat.

Jika tidak ada yang membicarakanmu di belakang,
Itu berarti kamu tidak terlalu menonjol.

Jika seseorang memanfaatkanmu,
Itu berarti kamu memiliki nilai.
Jika seseorang mengucilkanmu,
Itu berarti kamu cukup kuat.

Jika seseorang meniru kamu,
Itu berarti kamu punya karisma.

Jika ada yang menjelekkanmu,
Itu berarti kamu terlalu menonjol.

Jika seseorang mengejek kamu,
Itu berarti pemikiranmu unik.
Jika seseorang menantangmu,
Itu berarti kamu lebih unggul dari mereka.
(Pdt. Melky Tamaka)

Label

. Menkeu 1946 1947 1948 1949 1950 1951 1952 1953 1954 1955. 1956 1957 1958 1959 1960 1961 1962 1963 1965 1966 1967 1968 1969 1970 1972 1973 1974 1975 1976 1977 1978 1979 1980 1981 1982 1983 1984 1985 1986 1987 1988 1989 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2010 2011 2013. 2014 A AA abad ke-7 ABC abdul hadi wm ABK Abu Nawas Aceh achdiat k mihardja Adat agama Ahok AI airmadidi Airmadidi. ajaran sesat ajib hamdani Al-Qur'an Alkitab AMBON amsal amurang anak yatim/piatu anak-anak anggaran Angkatan 45 angsuran animal animasi animation Anjab Antasari aplikasi mobile apresiasi sastra Apuse Arab architectur architecture arsitektur artificial intelligence artikel. asal-usul lagu yamko rambe yamko Askes ASN Asrul Sani Astinet asuransi audio audio to text ayu ting ting B Babilonia baca artikel dibayar bahasa Bahasa Belanda bahasa daerah Bahasa Indonesia bahasa kreol Bahasa Portugis bahasa Termate Bahlil Dahadalia bahundak Bait Allah bajak BANJAR bank banten bantuan korea selatan Bapertarum barang dan jasa pemerintah Basuki BATAK batas laut batas usia pensiun. PP BB BBM bersubsidi Bea Cukai beasiswa bekerja dari rumah Belanda bencana bendera beras berita Betlehen biaro Bidat billing bimbo BIODATA BIOGRAFI bisnis bisnis gratis bisnis properti bisnis sampingan Bitung BKD BKN blogger BNI BNN bobbit worm Bolaang Mongondow Bolmut Bolong Bolsel Boltim BPJS BPKB BRI briptu norman kamaru BTN Bu Tahanusang budaya Budaya Kerja budayawan bugil building buku bulan BUMD BUMN bunaken bung karno BUP bupati C Camat CC ccovid-19 cerita rakyat cerpen Chairil Anwar China choir cicilan cincin cinta CIO CIPTA KERJA CIPTAKERJA civil servant classical coconut octopus collorydianisme conference contoh convert copy-paste foto covid-19 CPNS cuti cuti bersama D D.Brilman Dacuda Pocket Scanner daerah daerah otonom baru Dana Sehat DAU denda desa desain detektor logam Dhana Widyatmika Dialek Diklat Kompetensi DIKLAT PIM dirjen dirjen anggaran disiplin diskusi diving DKI doa dogma dokumen dolar domain dongeng download DP3 DPR drama dramatik dramatis personae DRH Driver duasudara dubes duda duit dunia E e-billing e-Gov E-KTP e-voting edaran Edaran Mendagri eigendom ekonomi eksistensialisme eksperimental ekstensi eliezer Ensiklopedi Epifanius erupsi esai eselon extension F f. Kelling facebook Fiery Cross Reef Filsafat fisik foto funny gaji gaji baru PNS gaji baru Polri gaji baru TNI gaji hakim gaji ke-13 Gaji PNS 2013 gaji polri 2011 gaji polri 2013 gaji tni 2011 gaji TNI 2012 gaji tni 2013 galungan Ganefo gangguan kecemasan ganti logo blogger garuda gaya hidup gayus GCIO gelombang gembala gempa generasi Alfa generasi baby boomers generasi diam generasi milenial generasi Z gereja GG Gibran Rakabuming GMIM Golongan Ruang Google Cloud Google drive Google One grafik Gregorian gubernur gunung api Gunung Ruang gunung Salak guru hairy frogfish hakim halmahera HAM hari libur hari raya HB Yassin HB Yassin. HB Yassin HB Yassin. Pusat Dokumentasi hewan Hijriyah Hindu hobby home honorer house hukum hut I Nyoman Nuarta idul fitri II Ijazah Palsu iklan gratis iklan rumah IKN imlek Indihome Indonesia industri Infotek Inggris Injil Inpres instansi pemerintah integritas interior internet Islam israel istana garuda Istana Garuda Ibukota Nusantara Istana Presiden IKN IT ITE ITM jabatan fungsional jabatan pimpinan jabatan struktural jaksa janda JAWA jenderal jiwa Johnson Reef Jokowi jual-beli jual-beli rumah Julian K-1 K-2 KABUPATEN kalabat kalender Kalimantan kampanye kampus Kamus kandang domba kartu kredit karunia KARYA SATYA Kasus kata bijak kata mutiara kata-kata bijak kata-kata hikmat kata-kata mutiara kawasan khusus kawin KBBI KDKMP keamanan KEK Kekayaan kelahiran Yesus kelas keluarga kelurahan Kemen-PU Kemendagri Kemenkeu Kemenkum-HAM Kementrian kenaikan gaji kenaikan pangkat Kepala Daerah Kepdirjen Keppres kepribadian Keputusan Ka BKN keputusan menteri kerajaan kereta jenazah kereta kerajaan kereta pernikah william kerja Kesehatan keuangan Khotbah khotbah. kiamat Kisah Mahabarata KK Klasik Kode Etik koloriadianisme komedi Kominfo konstitusi konversi koor koperasi korpri Korupsi KOTA Kotamobagu koupsi KPCPEN KPK kristen Kritik Sastra kritik seni kue kuliah kunci foto L lagu lagu daerah Lagu Daerah lagu daerah Jawa Timur Lagu daerah Papua Lagu daerah Riau Lagu Daerah Sangihe lagu nasional lagu Papua lambang daerah langganan langowan lapas larangan laut Laut China Selatan lawak lebaran legenda lemang Lembaga Negara lembeh Lembeh Resort Lembeh Strait LG LHKPN libur nasional liburan Likupang lingkungan kerja Lirang lirik lirik lagu Lirik Lagu Daerah litle logo lokon lomba sastra lowongan lucu Lurah M magnitudo mahasiswa mahasiswa baru mahawu makar MALUKU Malut Manado mandarin fish Manganitu manusia marah rusli marga masa Anak-anak masamper masarang Masehi Mawali Mazmur media massa meja Melayu mendagri mengajar menkeu Menpan merah putih MERS Mesir mesjid metal detector Meyer migdal eder mimic octopus Minahas minahasa Minahasa Selatan Minahasa Tenggara Minahasa Utara minangkabau Mischief Reef mistik mitos MM mobil bekas mobil jenazah mobil mewah mochtar lubis model money Mongondow monumen moratorium motivasi motivasi hidup Mouse Scanner MPR Mr. Assat Mr. Sjafruddin muhaling Muhammad Musa mutasi nabi NAD nama domain nama etnis nama fam nama klan nama marga nama orang nama suku NARKOBA Nasdem nasi jaha Nasrani natal negara NEWS NII nikah NIP novel Nuklir Nusantara o ina ni keke OMNIBUS LAW oneness Orang Terkaya orde baru outsourcing pada pahlawan padang gembala paduan suara Pajak PAK pakaian adat Pakaian Dinas pandemi Pangdam pangkat PNS pangkat polri pangkat TNI pantai pantekosta pantun papan tulis elekronik papan tulis sekolah PAPUA partitur paskah paypal pdf pegawai pegawai tidak tetap pemerintah pejabat pejabat eselon pejabat pimpinan tinggi pelantikan pelayan khusus Pelindo pemalsuan pembunuhan Pemda Pemerintah pemerintah daerah pemilihan pemukiman pendaki pendeta pendidikan penembakan penerbangan penerimaan CPNS penerimaan pegawai BUMN penipuan Penpres pensiun pensiun pokok pensiunan pentakosta penyair penyaliban penyimpanan Perang Dunia peraturan kepala BKN peraturan menteri Peraturan Pemerintah perda perguruan tinggi perhubungan Peribahasa Periodisasi Perjalanan Dinas Perjanjian Lama perjuangan perkawinan Permen pernikahan william dan kate PERPPU PERPPU 1959 Perpres pers perumahan Perumnas pesawat pidato pigmy seahorse Pilgub DKI Pilkada Pilpres pinjaman plagiat PLN PMK PMK. Menkeu PNBP PNS PNS. Kekayaan poem poetry polisi politik politisi polling polri Portugis postmodernism PP PP 53 PP1998 PP2000 PP2001 PP2002 PP2011 PP2012 CPNS PPATK PPPK Prabowo prabu siliwangi pramugari Presiden RI Presiden SBY pria profesi propinsi proposal prosa protes Provinsi proyek psikiater psikis psikologi PTTP Puisi puisi lama pulau Spratly pulsa PUPNS PUPR purnawirawan Pusat Pusat Dokumentasi R raja ramalan ramayana rapel Rasul Rasul Paulus Ratahan read real estate Rek Ayo Rek rekening rekening gendut remunerasi remunerasi PNS daerah renovasi renungan resensi Retribusi Menara review sastra ribbon eel RIS Rismon Sianipar ritual Rivai Apin roh roman Romawi ROSIHAN ANWAR Roy Suryo rumah rumah kontrakan rumah mewah rumah murah Rumah Sakit rumah sederhana rumah tangga RUU RUU ASN RUU BPJS RUU Tipikor S salary salib sambo sandi sangihe SANGIHE TALAUD SANKSI santo sapaan SARS sastra sastra daerah sastra indonesia sastra online satgas SATYALENCANA Scribd sejarah sejarah Al'Quran sejarah gereja sejarah gereja. Sejarah Sastra Sekda sekolah dasar selingkung Seminar seniman sertifikasi guru server Shukoi siau siber SIM sinagoge Singapura sinopsis sipir siswa Sitaro siti nurbaya SK skala richter sms soeharto Soekarno Soleram Solo Soputan sosialisasi sosiologi Spanyol STAN standar biaya STNK storage stress studi komparasi su domain sub domain Subi Reef sufi Sukhoi suku maya Sulawesi Utara Sulut surat edaran Surat Kepercayaan Gelanggang Sutiyoso syahrini syair T tabel tabel gaji pns 2000 tabel gaji pns 2011 tabel gaji pns 2012 tabel gaji pns 2013 tabel gaji pns 2019 Tabel Gaji Polri 2012 Tabel Gaji Polri 2014 TABEL GAJI TNI 2011 TABEL GAJI TNI 2012 TABEL GAJI TNI 2013 tabel gaji TNI 2014 TABEL LENGKAP GAJI POLRI 2011 tabungan tabut Taguladang tagulandang tahun baru tahuna takhayul talaud tanah Tangkoko TAP MPR Taperum tarian tata bahasa taurat taurat. teater Dian teknologi teks Telekomunikasi Tenaga Ahli terminal Ternate teror TERORIS text to audio The Age the royal wedding TIK tips tni TOKOH tokoh dunia tokoh indonesia tokoh islam tomohon tondano torah tradisi transfer trinitas Try Sutrisno tsunami Tsunami tulude tunjangan TVRI Two Fish U uang UGM UN undang-undang Undang-Undang Pokok Agraria unduh unitarian Unpad Unsrat upacara upacara adat UU UU 1948 UU ASN UU Penerbangan UUD UUDS UUPA V vaksin video video conference video lucu viral virus VOC W wabah waisak wakil presiden wali kota walikota wamen warakawuri wartawan website WHO Wikileaks william shakespeare wisata selam wise word Woody Reef Wuhan Yahudi yamko rambe yamko Yehuda Yerusalam Yesus Yosua Yus Badudu yusuf hamka