Tampilkan postingan dengan label tahun baru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tahun baru. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 September 2025

Mengapa September sampai Desember bukan Bulan 7 sampai 10 tapi 9 Sampai 12?

Misteri Angka yang Tak Sesuai: Mengapa September dan Bulan Lainnya "Salah Hitung"? Mengungkap Jejak Sejarah Kalender Romawi

Dalam sistem penanggalan yang kita gunakan sehari-hari, sebagian besar dari kita akrab dengan nama-nama bulan yang berasal dari bahasa Latin, yang sering kali memiliki makna yang kaya akan mitologi dan sejarah. Namun, sebuah teka-teki kecil tersembunyi di balik nama-nama bulan di pengujung tahun. Nama September, Oktober, November, dan Desember secara harfiah berarti "bulan ketujuh," "bulan kedelapan," "bulan kesembilan," dan "bulan kesepuluh" dalam bahasa Latin. Meskipun demikian, dalam kalender modern, bulan-bulan ini masing-masing menempati urutan kesembilan, kesepuluh, kesebelas, dan keduabelas.

Mengapa ada ketidaksesuaian yang begitu mencolok ini? Apakah ini sebuah kesalahan yang tidak pernah diperbaiki? Sebuah kebetulan? Atau ada cerita yang jauh lebih dalam di baliknya? Laporan ini berargumen bahwa ketidaksesuaian tersebut bukanlah sebuah kesalahan, melainkan sebuah "fosil linguistik dan historis"—sebuah warisan yang bertahan dari serangkaian reformasi kalender yang diprakarsai oleh pemimpin-pemimpin Romawi Kuno. Penamaan yang tampaknya anomali ini adalah petunjuk berharga yang membawa kita kembali ke akar sistem penanggalan yang kini mengatur sebagian besar dunia. Jawaban atas pertanyaan ini mengharuskan kita untuk melakukan perjalanan waktu dan memahami bagaimana peradaban kuno membentuk persepsi mereka tentang waktu.

 

Untuk memahami teka-teki ini, kita harus kembali ke awal sejarah Roma, pada abad ketujuh Sebelum Masehi (SM). Pada masa Romulus, pendiri legendaris Roma, diperkenalkanlah sistem penanggalan yang sama sekali berbeda dari yang kita kenal sekarang.1 Kalender Romawi pertama ini, yang diyakini berasal dari kalender Romulus, hanya terdiri dari 10 bulan dan berorientasi pada gerakan bulan. Perbedaan paling mendasar dari kalender ini adalah bahwa tahun tidak dimulai pada Januari, melainkan pada bulan Maret.3

Bulan pertama, Mensis Martius (Maret), dinamai dari Mars, Dewa Perang Romawi.3 Penamaan ini sangat masuk akal bagi sebuah kekaisaran yang dibangun di atas penaklukan, di mana aktivitas militer sering kali dimulai setelah musim dingin berakhir. Bulan-bulan berikutnya dinamai dari dewa-dewi dan festival penting, seperti

Mensis Aprilis (April) yang mungkin berasal dari nama Apru, dewi Aphrodite 5,

Mensis Maius (Mei) yang dinamai dari Maia 3, dan

Mensis Iunius (Juni) yang diambil dari nama dewi Juno.6

Titik krusial yang secara langsung memunculkan teka-teki ini adalah penamaan bulan-bulan selanjutnya. Setelah bulan keempat, bangsa Romawi tidak lagi menggunakan nama dewa atau festival. Sebaliknya, mereka beralih menggunakan angka urutan dalam bahasa Latin untuk menamai bulan-bulan berikutnya.7 Bulan kelima dinamai

Quintilis, bulan keenam Sextilis, dan seterusnya. Bulan ketujuh dinamai Mensis September yang berasal dari kata septem (tujuh).5 Bulan kedelapan dinamai

Mensis Oktober dari kata octo (delapan).5 Kemudian, bulan kesembilan disebut

Mensis November dari kata novem (sembilan), dan bulan kesepuluh adalah Mensis Desember dari kata decem (sepuluh).4

Kalender 10-bulan ini memiliki satu kekurangan yang menonjol: kalender ini tidak mencakup musim dingin, menyisakan periode "tak bernama" selama sekitar 60 hari.4 Hal ini mencerminkan cara pandang bangsa Romawi kuno terhadap waktu. Bagi mereka, waktu hanya penting dan perlu diukur ketika ada aktivitas signifikan yang terjadi, seperti pertanian dan perang. Musim dingin dianggap sebagai periode inersia yang tidak perlu dihitung. Penggunaan nama-nama numerik di akhir kalender adalah konsekuensi langsung dari pandangan dunia ini, sebuah fakta yang secara tidak sengaja menciptakan anomali yang akan bertahan hingga ribuan tahun kemudian.

Untuk visualisasi yang lebih jelas, berikut adalah struktur kalender Romulus kuno:

Tabel 1: Kalender Romulus Kuno (10 Bulan)

Nama Latin

Nama Indonesia

Arti

Urutan Asli

Mensis Martius

Maret

Bulan Mars

Pertama

Mensis Aprilis

April

Bulan Apru (Aphrodite)

Kedua

Mensis Maius

Mei

Bulan Maia

Ketiga

Mensis Iunius

Juni

Bulan Juno

Keempat

Mensis Quintilis

Quintilis

Bulan Kelima

Kelima

Mensis Sextilis

Sextilis

Bulan Keenam

Keenam

Mensis September

September

Bulan Ketujuh

Ketujuh

Mensis Oktober

Oktober

Bulan Kedelapan

Kedelapan

Mensis November

November

Bulan Kesembilan

Kesembilan

Mensis Desember

Desember

Bulan Kesepuluh

Kesepuluh

Kalender 10-bulan Romulus tidak akurat secara astronomis karena tidak sinkron dengan siklus matahari dan musim.2 Sekitar 690 SM, Raja kedua Roma, Numa Pompilius, melakukan reformasi pertama yang signifikan dengan menambahkan dua bulan baru ke dalam kalender.3 Kedua bulan ini adalah

Januarius (Januari) dan Februarius (Februari).

Raja Numa Pompilius menambahkan bulan-bulan ini dengan makna yang mendalam. Januarius dinamai dari dewa Romawi, Janus, dewa permulaan, akhir, dan transisi, yang sering digambarkan memiliki dua wajah yang menghadap ke masa lalu dan masa depan.3 Numa Pompilius menempatkan Januari di awal tahun untuk menandai awal tahun yang baru, sebuah tradisi yang masih kita ikuti hingga hari ini. Sementara itu,

Februarius dinamai dari februa, sebuah festival pemurnian yang diadakan setiap 15 Februari.3

Penambahan dua bulan ini adalah langkah pertama untuk menyelaraskan kalender Romawi yang awalnya terikat pada siklus bulan dengan siklus matahari dan musim.1 Hal ini menunjukkan adanya perubahan pemahaman tentang waktu, dari berbasis pada ritual dan perang menjadi berbasis pada siklus astronomi yang lebih teratur. Namun, meskipun penambahan bulan ini menciptakan sistem 12-bulan, anomali penamaan belum sepenuhnya muncul pada tahap ini.

Ada perbedaan narasi historis mengenai posisi awal bulan-bulan baru ini. Sebagian sumber menyatakan bahwa Januari dan Februari ditempatkan di awal tahun oleh Numa Pompilius.3 Namun, ada juga pandangan yang lebih bernuansa bahwa kedua bulan ini awalnya ditambahkan di akhir kalender, dan baru kemudian dipindahkan ke posisi awal oleh reformasi Julius Caesar.10 Terlepas dari posisi awalnya, keberadaan mereka menciptakan sistem 12-bulan yang secara logis akan menggeser urutan bulan-bulan numerik yang sudah ada. Namun, pada tahap ini, belum ada perubahan nama yang terjadi, yang menciptakan panggung untuk anomali yang lebih besar.

Meskipun kalender Numa Pompilius sudah memiliki 12 bulan, kalender ini masih belum sempurna dan terus melenceng dari musim.2 Puncak dari reformasi kalender Romawi terjadi pada tahun 45 SM, ketika Julius Caesar mengambil alih kekuasaan. Dengan bantuan astronomnya, Sosigenes dari Alexandria, Caesar mereformasi kalender Romawi secara drastis, menciptakan apa yang kemudian dikenal sebagai Kalender Julian.2

Reformasi yang dilakukan Julius Caesar sangat monumental. Ia mengubah kalender dari sistem berbasis bulan menjadi sistem berbasis matahari (kalender surya) dengan menetapkan panjang tahun menjadi 365,25 hari. Untuk memastikan akurasi, ia memperkenalkan konsep tahun kabisat, di mana satu hari ditambahkan setiap empat tahun sekali.2 Hal yang paling penting dalam konteks teka-teki ini adalah keputusan Caesar untuk menetapkan

1 Januari sebagai awal tahun baru secara resmi.2

Keputusan ini adalah penyebab langsung dan utama dari pergeseran urutan bulan-bulan numerik. Dengan memindahkan awal tahun dari Maret ke Januari, semua bulan berikutnya secara otomatis digeser maju dua posisi.

·         Quintilis (bulan kelima) sekarang menjadi bulan ketujuh.

·         Sextilis (bulan keenam) sekarang menjadi bulan kedelapan.

·         September (bulan ketujuh) sekarang menjadi bulan kesembilan.

·         Oktober (bulan kedelapan) sekarang menjadi bulan kesepuluh.

·         November (bulan kesembilan) sekarang menjadi bulan kesebelas.

·         Desember (bulan kesepuluh) sekarang menjadi bulan keduabelas.

Tujuan utama Julius Caesar dalam melakukan reformasi ini adalah untuk mencapai akurasi astronomi, yaitu menyelaraskan kalender dengan panjang tahun matahari.2 Ketidaksesuaian penamaan yang terjadi adalah efek samping yang tidak signifikan di mata para reformis pada saat itu. Fokus mereka adalah pada fungsi dan akurasi, bukan pada keselarasan etimologis. Pergeseran ini bukanlah "kesalahan," tetapi konsekuensi logis dari perubahan fundamental pada sistem penanggalan.

Berikut adalah perbandingan yang menunjukkan pergeseran yang terjadi:

Tabel 2: Pergeseran Urutan Bulan Pasca-Reformasi Julian

Nama Latin

Urutan di Kalender Romulus (10 bulan)

Urutan Setelah Pergeseran (Kalender Julian)

Mensis Martius

Pertama

Ketiga

Mensis Aprilis

Kedua

Keempat

Mensis Maius

Ketiga

Kelima

Mensis Iunius

Keempat

Keenam

Mensis Quintilis

Kelima

Ketujuh

Mensis Sextilis

Keenam

Kedelapan

Mensis September

Ketujuh

Kesembilan

Mensis Oktober

Kedelapan

Kesepuluh

Mensis November

Kesembilan

Kesebelas

Mensis Desember

Kesepuluh

Keduabelas

 

Di tengah semua reformasi ini, sebuah pertanyaan lain muncul: jika ketidaksesuaian penamaan adalah masalah, mengapa hanya dua bulan yang namanya diubah? Jawabannya terletak pada motivasi yang berbeda: politik dan penghormatan pribadi.

Di bawah Kalender Julian, bulan Quintilis (bulan kelima) diubah namanya menjadi Iulius (Juli).6 Perubahan ini dilakukan untuk menghormati Julius Caesar, yang lahir di bulan tersebut.11 Setelah kematiannya, para pemimpin Romawi ingin mengabadikan namanya dalam kalender yang ia reformasi.

Kemudian, penerus dan keponakannya, Kaisar Augustus, juga ingin diabadikan dalam kalender. Bulan Sextilis (bulan keenam) diubah namanya menjadi Augustus (Agustus).12 Perubahan nama ini dilakukan sebagai penghormatan atas keberhasilannya memperluas Kekaisaran Romawi.12

Perubahan nama Juli dan Agustus adalah sebuah kasus khusus yang didorong oleh politik dan ego kekuasaan. Tindakan ini menunjukkan bahwa mengubah nama bulan sama sekali bukan hal yang tidak mungkin dilakukan oleh bangsa Romawi. Sebaliknya, hal itu hanya dilakukan ketika ada motivasi yang sangat kuat di luar logika atau konsistensi penanggalan. Fakta bahwa mereka secara selektif mengubah nama hanya untuk bulan-bulan yang terkait dengan pemimpin besar ini membuktikan bahwa tidak ada alasan politis atau praktis yang cukup kuat untuk mengubah nama September, Oktober, November, dan Desember, meskipun mereka sudah "salah hitung."

 

Akhirnya, kita sampai pada jawaban inti dari teka-teki ini: mengapa nama-nama September, Oktober, November, dan Desember tidak diubah agar sesuai dengan urutan barunya? Jawabannya dapat dirangkum dalam dua faktor utama: kelembaman historis dan kurangnya motivasi.

Nama-nama bulan seperti September dan Desember telah mengakar kuat dalam budaya dan bahasa Romawi selama berabad-abad sejak era kalender 10-bulan.10 Nama-nama ini sudah menjadi nama yang akrab dan mapan. Upaya untuk mengubah nama-nama ini—tanpa adanya dorongan politik yang kuat seperti pada kasus Juli dan Agustus—akan menjadi langkah yang tidak perlu dan tidak praktis.

Faktor yang paling penting adalah bahwa para reformis, terutama Julius Caesar, tidak peduli dengan konsistensi penamaan. Fokus utama mereka adalah memperbaiki ketidakakuran astronomi kalender dan, dalam kasus Augustus, menggunakan kalender sebagai alat untuk memproyeksikan kekuasaan.10 Tidak ada manfaat atau keuntungan politik untuk mengubah nama-nama tersebut. Sebuah sumber bahkan secara eksplisit menyatakan bahwa "Mereka tidak pernah peduli untuk mengganti nama bulan-bulan lain yang sekarang memiliki awalan yang tidak benar".10 Pernyataan ini memberikan jawaban yang paling lugas dan akurat, menegaskan bahwa anomali ini adalah cerminan dari prioritas yang berbeda pada saat itu.

Secara lebih luas, anomali ini adalah cerminan dari cara manusia membangun sistem: bukan dari nol dengan logika yang sempurna, melainkan dengan menumpuk perbaikan dan modifikasi di atas fondasi yang sudah ada. Kalender yang kita gunakan sekarang adalah "arsip hidup" yang menceritakan kisahnya sendiri melalui nama-nama yang tampaknya tidak logis. Ini adalah contoh sempurna tentang bagaimana sejarah, politik, dan bahasa saling terkait erat dalam membentuk sistem yang kita gunakan sehari-hari.

Perjalanan waktu kita melalui sejarah kalender Romawi mengungkapkan sebuah narasi yang menarik. Dimulai dari kalender 10-bulan yang terikat pada siklus pertanian dan perang, kalender kita kemudian diperluas oleh Numa Pompilius dan direformasi secara radikal oleh Julius Caesar. Keputusan krusial untuk menjadikan Januari sebagai awal tahun baru adalah penyebab langsung dari pergeseran urutan numerik. Sementara itu, nama-nama Juli dan Agustus diubah karena alasan politik, sebuah fakta yang secara ironis menunjukkan bahwa perubahan nama untuk bulan-bulan lain dapat saja terjadi, tetapi tidak pernah dianggap perlu.

Jadi, mengapa September sampai Desember bukan bulan ketujuh sampai kesepuluh? Jawabannya adalah karena mereka memang pernah menjadi bulan-bulan tersebut. Ketidaksesuaian yang kita lihat hari ini adalah jejak berharga dari sejarah kalender, sebuah warisan yang bertahan karena tidak ada alasan yang cukup kuat untuk mengubahnya. Fenomena ini mengajarkan kita bahwa sistem yang kita anggap sebagai hal yang wajar adalah produk dari evolusi yang panjang, kompromi historis, dan cerminan dari nilai-nilai sebuah peradaban kuno, bukan sekadar sebuah kesalahan.

Rujukan

1.    Sejarah Panjang Kalender Masehi - detikcom, diakses September 14, 2025, https://www.detik.com/jatim/berita/d-7119999/sejarah-panjang-kalender-masehi

2.    Sejarah Singkat Kalender Masehi - RRI.co.id, diakses September 14, 2025, https://rri.co.id/iptek/1220917/sejarah-singkat-kalender-masehi

3.    Sejarah Penamaan Bulan pada Kalender Masehi, Januari dari ..., diakses September 14, 2025, https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6502339/sejarah-penamaan-bulan-pada-kalender-masehi-januari-dari-nama-dewa

4.    Kalender Romawi - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas, diakses September 14, 2025, https://id.wikipedia.org/wiki/Kalender_Romawi

5.    Mengenal Sejarah 12 Nama-nama Bulan Kalender Masehi di ... - Viva, diakses September 14, 2025, https://www.viva.co.id/edukasi/1457743-nama-nama-bulan

6.    Darimana Nama-Nama Bulan Itu Berasal? - RRI, diakses September 14, 2025, https://rri.co.id/iptek/1173032/darimana-nama-nama-bulan-itu-berasal

7.    pembaruan kalender masehi delambre dan implikasinya terhadap jadwal waktu salat, diakses September 14, 2025, https://jurnal.unissula.ac.id/index.php/ua/article/downloadSuppFile/7995/1104

8.    Sejarah penamaan 12 bulan kalender Masehi dan maknanya - ANTARA News, diakses September 14, 2025, https://www.antaranews.com/berita/4812917/sejarah-penamaan-12-bulan-kalender-masehi-dan-maknanya

9.    Kalender Romawi | S1 | Terakreditasi | Universitas STEKOM Semarang, diakses September 14, 2025, https://p2k.stekom.ac.id/ensiklopedia/Kalender_Romawi

10.  ELI5: Kenapa bulan September, Oktober, November, dan Disember ada awalan untuk 7,8,9, dan 10, tapi sebenarnya bulan ke-9, ke-10, ke-11, dan ke-12? : r/explainlikeimfive - Reddit, diakses September 14, 2025, https://www.reddit.com/r/explainlikeimfive/comments/3uqtjf/eli5why_do_the_months_september_october_november/?tl=ms

11.  Bagaimana Sejarah Bulan Juli, Yuk cek - RRI.co.id, diakses September 14, 2025, https://rri.co.id/bintuhan/hiburan/808470/bagaimana-sejarah-bulan-juli-yuk-cek

12.  Asal Usul Kata Agustus - RRI, diakses September 14, 2025, https://rri.co.id/daerah/1740490/asal-usul-kata-agustus

13.  Asal Usul Nama Bulan dalam Kalender Masehi - IDN Times, diakses September 14, 2025, https://www.idntimes.com/science/discovery/asal-usul-nama-bulan-dalam-kalender-masehi-c1c2-01-mfwcp-bx90pk

 

Senin, 26 Oktober 2020

DAFTAR HARI-HARI PERINGATAN/HARI BESAR DI INDONESIA

DAFTAR HARI-HARI PERINGATAN/HARI BESAR  DI INDONESIA

Banyak orang tidak tahu bahkan tidak mengenal hari-hari peringatan di Indonesia. Baik hari peringatan keagamaan, organisasi, lembaga maupun hari peringatan nasional dan internasional. Untuk memberikan pengetahuan bagi kita semua, berikut ini saya cantumkan ratusan hari peringata nasional dan internasional yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber. Jika ternyata masih ada hari peringatan/perayaan yang belum tercantum, disilakan untuk berikan masukan melalui komentar di bawah.

Sebagai catatan, dapat saya sampaikan, bahwa khusus untuk hari raya gerejawi, penentuan hari raya Paskah akan menentukan hari raya lain sebelum dan sesudahnya. Hari Raya Paskah ditetapkan jatuh pada hari Minggu sesudah bulan purnama Paskah pada akhir bulan Maret atau April tiap tahunnya. Dengan demikian, perayaan Jumat Agung jatuh pada 2 hari sebelum Paskah, Kenaikan Yesus Kristus 40 hari setelah Paskah, Hari Raya Pentakosta jatuh pada hari ke-50 setelah Paskah.

Sedangkan untuk hari peringatan/perayaan keagamaan Islam tidak dicantumlkan karena penetapannya menggunakan kalender Hijriah sehingga tidak ada patokan baku untuk disesaikan dengan kalender Masehi.

Demikian pula untuk hari raya umat Hindu, Budha dan Kong Hu Chu. Tidak ada patokan baku untuk menetapkan tanggal perayaannya agar sesuai dengan kalender Masehi.

DAFTAR HARI-HARI PERINGATAN/HARI BESAR DI INDONESIA

  1.    01-Jan Tahun Baru Masehi (Internasional)
2.    01-Jan Hari Perdamaian Dunia
3.    03-Jan Hari Departemen Agama
4.    04-Jan Hari Konvensi Internasional Tentang Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Rasial
5.    05-Jan Hari Korps Wanita Angkatan Laut ( KOWAL)
6.    10-Jan Hari Lingkungan Hidup Indonesia
7.    10-Jan Hari Gerakan Satu Juta Pohon
8.    10-Jan Hari Tritura
9.    13-Jan Hari HAM Nelayan dan Masyarakat Sipil
10.    15-Jan Hari Darma Samudra
11.    25-Jan Hari Gizi dan Makanan
12.    25-Jan Hari Kusta Internasional (Internasional)
13.    26-Jan Hari Kepabeanan Internasional
14.    31-Jan Hari Ulang Tahun Nahdlatul Ulama (NU)
15.    02-Feb Hari Lahan Basah Sedunia (Konvensi Ramsar) (Internasional)
16.    04-Feb Hari Kanker Dunia (Internasional)
17.    05-Feb Hari Peristiwa Kapal Tujuh Provinsi (Zeven Provincien)
18.    05-Feb Hari Ulang Tahun Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)
19.    06-Feb Hari Internasional Nol Toleransi Bagi Praktik Sunat Perempuan
20.    09-Feb Hari Pers Nasional
21.    09-Feb Hari Persatuan Wartawan Indonesia
22.    09-Feb Hari Kavaleri
23.    13-Feb Hari Persatuan Farmasi Indonesia
24.    14-Feb Hari Valentine (Internasional)
25.    14-Feb Hari Peringatan Pembela Tanah Air (PETA)
26.    14-Feb Hari Peristiwa Merah Putih di Minahasa
27.    15-Feb Hari Kanker Anak-anak Sedunia
28.    19-Feb Hari KOHANUDNAS
29.    20-Feb Hari Pekerja Nasional
30.    20-Feb Hari Keadilan Sosial Sedunia
31.    21-Feb Hari Bahasa Ibu (Internasional)
32.    21-Feb Hari Peduli Sampah Nasional
33.    22-Feb Hari Istiqlal
34.    22-Feb Hari Kepanduan Sedunia
35.    23 Feb Hari Rotary Club
36.    24-Feb Hari Lahir Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama
37.    28-Feb Hari Gizi Nasional Indonesia
38.    01-Mar Hari Solidaritas LGBT Nasional
39.    01-Mar Peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949
40.    01-Mar Hari Kehakiman Nasional
41.    05-Mar Hari Konvensi CITES (Perdagangan Satwa Liar)
42.    06-Mar Hari KOSTRAD (Komando Strategis Angkatan Darat)
43.    08-Mar Hari Perempuan (Internasional)
44.    09-Mar Hari Musik Nasional
45.    09-Mar Hari Wanita Indonesia
46.    10-Mar Hari Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI)
47.    11-Mar Hari Surat Perintah 11 Maret (SUPERSEMAR)
48.    13-Mar Hari Masyarakat Adat
49.    15-Mar Hari Hak Konsumen Sedunia
50.    17-Mar Hari Perawat Nasional
51.    18-Mar Hari Arsitektur Indonesia
52.    20-Mar Hari Kehutanan Sedunia (Internasional)
53.    20-Mar Hari Dongeng Sedunia (Internasional)
54.    21-Mar Hari Penghapusan Diskriminasi Rasial (Internasional)
55.    21-Mar Hari Hutan Sedunia
56.    21-Mar Hari Puisi Sedunia (Internasional)
57.    21-Mar Hari Down Sindrom (Internasional)
58.    21-Mar Hari Teater Boneka
59.    22-Mar Hari Air Sedunia (Internasional)
60.    23-Mar Hari Meteorologi Sedunia
61.    24-Mar Hari Tuberkulosis Sedunia (Internasional)
62.    24-Mar Hari Peringatan Bandung Lautan Api
63.    27-Mar Hari Teater Sedunia
64.    27-Mar Hari Klub Wanita Internasional (Women International Club Day -WIC Day)
65.    29-Mar Hari Filateli Indonesia
66.    29-Mar Hari Lahir Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI)
67.    30-Mar Hari Film Indonesia
68.    01-Apr Hari Bank Dunia (Internasional)
69.    01-Apr Hari Marketing Indonesia
70.    01-Apr Hari Penyiaran Nasional
71.    02-Apr Hari Peduli Autisme Sedunia (Internasional)
72.    02-Apr Hari Buku Anak Sedunia (Internasional)
73.    06-Apr Hari Nelayan Indonesia
74.    07-Apr Hari Kesehatan Sedunia (Internasional)
75.    09-Apr Hari Penerbangan Nasional
76.    09-Apr Hari TNI Angkata Udara
77.    12-Apr Hari Bawa Bekal Nasional
78.    15-Apr Hari Zeni
79.    16-Apr Hari Komando Pasukan Khusus
80.    17-Apr Hari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII)
81.    17-Apr Hari Hemophilia Sedunia
82.    18-Apr Hari Peringatan Konferensi Asia-Afrika di Bandung
83.    19-Apr Hari Pertahanan Sipil (HANSIP)
84.    20-Apr Hari Konsumen Nasional
85.    21-Apr Hari Kartini
86.    22-Apr Hari Bumi/Earth Day/KTT Bumi (Internasional)
87.    23-Apr Hari Buku Sedunia (Internasional)
88.    24-Apr Hari Angkutan Nasional
89.    24-Apr Hari Solidaritas Asia-Afrika (Internasional)
90.    25-Apr Hari Malaria Sedunia
91.    26-Apr Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional
92.    26-Apr Hari Kekayaan Intelektual Sedunia
93.    27-Apr Hari Lembaga Pemasyarakatan Indonesia
94.    28-Apr Hari Puisi Nasional
95.    28-Apr Hari Kesehatan dan Keselamatan Kerja (Internasional)
96.    29-Apr Hari Tari (Internasional)
97.    01-Mei Hari Buruh Sedunia (Internasional)
98.    01-Mei Hari Peringatan Pembebasan Irian Barat
99.    02-Mei Hari Pendidikan Nasional
100.    03-Mei Hari Kebebasan Pers Internasional
101.    03-Mei Hari Surya
102.    04-Mei Hari Pemadam Kebakaran Internasional
103.    05-Mei Hari Bidan Sedunia (Internasional)
104.    05-Mei Hari Lembaga Sosial Desa (LSD)
105.    08-Mei Hari Palang Merah Internasional
106.    10-Mei Hari Lupus Dunia (Internasional)
107.    11-Mei Hari Polisi Militer (POM-TNI)
108.    15-Mei Malam Renungan AIDS Nusantara (MRAN)
109.    15-Mei Hari Korps Resimen Mahadjaja/Jayakarta (Menwa Jayakarta)
110.    15-Mei Hari Keluarga Internasional
111.    16-Mei Hari Wanadri
112.    17-Mei Hari Buku Nasional
113.    17-Mei Hari Internasional Melawan Homophobia (IDAHOT)
114.    17-Mei Hari Komunikasi Internasional
115.    17-Mei Hari Ulang Tahun Perpustakaan Nasional RI
116.    19-Mei Hari Korps Cacat Veteran Indonesia
117.    20-Mei Hari Kebangkitan Nasional
118.    20-Mei Hari Bakti Dokter Indonesia
119.    21-Mei Hari Peringatan Reformasi
120.    21-Mei Hari Dialog dan Pengembangan Perbedaan Budaya Sedunia
121.    22-Mei Hari Keanekaragaman Hayati
122.    23-Mei Hari Penyu sedunia
123.    29-Mei Hari Lanjut Usia Nasional
124.    29-Mei Hari Keluarga
125.    29-Mei Hari Internasional Penjaga Perdamaian PBB
126.    31-Mei Hari Tanpa Tembakau Sedunia (Internasional)
127.    01-Jun Hari Lahir Pancasila
128.    01-Jun Hari Anak-anak Sedunia (Internasional)
129.    01-Jun Hari Susu Sedunia
130.    03-Jun Hari Pasar Modal Indonesia
131.    04-Jun Hari Anak Korban Perang
132.    05-Jun Hari Lingkungan Hidup Sedunia (Internasional)
133.    08-Jun Hari Laut Sedunia
134.    09-Jun Hari Satelit Palapa
135.    10-Jun Hari Media Sosial
136.    14-Jun Hari Donor Darah
137.    15-Jun Hari Demam Berdarah Dengue ASEAN
138.    17-Jun Hari Dermaga
139.    17-Jun Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia
140.    21-Jun Hari Krida Pertanian
141.    21-Jun Hari Musik Dunia
142.    22-Jun Hari Ulang Tahun Kota Jakarta (sejak tahun 1527)
143.    23-Jun Hari Konvensi Bonn
144.    24-Jun Hari Bidan Indonesia (nasional)
145.    26-Jun Hari Anti Narkoba Sedunia (Internasional)
146.    29-Jun Hari Keluarga Berencana Nasional (KB)
147.    29-Jun Hari Keluarga Nasional (Harganas)
148.    01-Jul Hari Bhayangkara
149.    01-Jul Hari Buah
150.    02-Jul Hari Kelautan Nasiona
151.    05-Jul Hari Bank Indonesia
152.    05-Jul Hari Satelit Palapa
153.    11-Jul Populasi Sedunia
154.    12-Jul Hari Koperasi Indonesia
155.    14-Jul Hari Revolusi Prancis
156.    12-Jul Hari Koperasi Indonesia
157.    14-Jul Hari Pajak
158.    17-Jul Hari Keadilan (Internasional)
159.    17-Jul Hari Integrasi Timor Timur
160.    22-Jul Hari Kejaksaan
161.    23-Jul Hari Anak Nasional
162.    23-Jul Hari Tanpa Tivi
163.    23-Jul Hari Waspada Cacing
164.    23-Jui Hari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)
165.    24-Jul Pemerintah RI Meratifikasi Konvensi Perempuan Dengan UU NO.7/1984
166.    27-Jul Hari Sungai Nasional
167.    29-Jul Hari Bhakti TNI Angkatan Udara
168.    30-Jul Hari Ikrar Gerakan Pramuka
169.    31-Jul Hari lahir Korps Pelajar Islam Indonesia (PII)
170.    01-Agu Hari ASI Sedunia (Internasional)
171.    05-Agu Hari Dharma Wanita Nasional
172.    06-Agu Hari Peringatan Bom Hiroshima - Nagasaki
173.    08-Agu Hari Ulang Tahun ASEAN
174.    09-Agu Hari Masyarakat Adat (Internasional)
175.    10-Agu Hari Veteran Nasional
176.    10-Agu Hari Kebangkitan Teknologi Nasional
177.    12-Agu Hari Remaja Internasional (Internasional)
178.    12-Agu Hari wanita TNI Angkatan Udara (Wara)
179.    13-Agu Hari Peringatan Pangkalan Brandan Lautan Api
180.    13-Agu Hari Pengguna Tangan Kiri Internasional
181.    14-Agu Hari Pramuka (Praja Muda Karana)
182.    17-Agu Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
183.    18-Agu Hari Konstitusi Republik Indonesia
184.    19-Agu Hari Departemen Luar Negeri Indonesia
185.    21-Agu Hari Maritim Nasional
186.    23-Agu Hari Internasional Mengenang Perdagangan Budak & Penghapusanya (UNESCO)
187.    24-Agu Hari Televisi Republik Indonesia (TVRI)
188.    30-Agu Hari Internasional Penghilangan Paksa
189.    01-Sep Hari Jantung Dunia (Internasional)
190.    01-Sep Hari Buruh
191.    01-Sep Hari Polisi Wanita (POLWAN)
192.    03-Sep Hari Palang Merah Indonesia (PMI)
193.    04-Sep Hari Kesehatan Seksual Sedunia
194.    04-Sep Hari Pelanggan Nasional
195.    08-Sep Hari Aksara (Internasional)
196.    08-Sep Hari Pamong Praja
197.    08-Sep Hari Pamong Praja
198.    08-Sep Hari Rabies Sedunia
199.    09-Sep Hari Olah Raga Nasional
200.    11-Sep Hari Radio Republik Indonesia (RRI)
201.    11-Sep Hari Serangan 11 September 2001
202.    14-Sep Hari Kunjung Perpustakaan
203.    15-Sep Hari Demokrasi (Internasional)
204.    16-Sep Hari Ozon (Internasional)
205.    17-Sep Hari Perhubungan Nasional
206.    17-Sep Hari Palang Merah Nasional
207.    21-Sep Hari Perdamaian (Internasional)
208.    21-Sep Hari Alzheimer Sedunia
209.    23-Sep Hari Bahasa Isyarat Internasional
210.    22-Sep Hari Bebas Kendaraan Bermotor
211.    23-Sep Hari Maritim Nasional
212.    24-Sep Hari Agraria Nasional/Hari Tani
213.    24-Sep Hari Tani
214.    26-Sep Hari Kontrasepsi Sedunia
215.    26-Sep Hari Statistik
216.    27-Sep Hari Pos Telekomunikasi Telegraf (PTT)
217.    27-Sep Hari Bakti Pos dan Telekomunikasi
218.    28-Sep Hari Kereta Api
219.    28-Sep Hari Komunitas Nasional
220.    28-Sep Hari Rabies Sedunia
221.    28-Sep Hari Hak Untuk Mendapatkan Informasi
222.    28-Sep Hari Tunarungu Internasional
223.    28-Sep Hari Jantung Sedunia (Internasional)
224.    29-Sep Hari Sarjana Nasional
225.    30-Sep Hari Peringatan Pemberontakan G30S/PKI
226.    30-Sep Hari Penerjemah Internasional
227.    Senin I Oktober Hari Habitat (Setia hari Senin Pertama bulan Oktober)
228.    Kamis II Oktober -Hari Mata Sedunia (setiap hari Kamis kedua bulan Oktober)
229.    01-Okt Hari Lansia Internasional
230.    01-Okt Hari Kesaktian Pancasila
231.    01-Okt Hari Bea dan Cukai
232.    01-Okt Hari Vegetarian Sedunia (Internasional)
233.    02-Okt Hari Batik Nasional dan Sedunia (Internasional)
234.    02-Okt Hari Susu Nasional
235.    02-Okt Hari Tanpa Kekerasan Internasional
236.    02-Okt Hari Hewan Ternak Sedunia
237.    04-Okt Hari Hewan Sedunia
238.    05-Okt Hari Tentara Nasional Indonesia (TNI)
239.    05-Okt Hari Guru Sedunia
240.    08-Okt Hari Tata Ruang Nasional
241.    09-Okt Hari Surat Menyurat Internasional
242.    09-Okt Hari Pos Dunia
243.    10-Okt Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (Internasional)
244.    10-Okt Hari Internasional Menentang Hukuman Mati
245.    12-Okt Hari Museum Nasional
246.    12-Okt Hari Radang Sendi (Artritis) Sedunia.
247.    14-Okt Hari Penglihatan Sedunia (Internasional)
248.    15-Okt Hari Wanita Pedesaan Sedunia
249.    15-Okt Hari Mencuci Tangan Dengan Sabun Sedunia
250.    15-Okt Hari Hak Asasi Binatang (Internasional)
251.    16-Okt Hari Pangan Sedunia (Internasional)
252.    16-Okt Hari Parlemen Indonesia
253.    17-Okt Hari Pengentasan Kemiskinan Internasional
254.    18-Okt Hari Perpustakaan Sekolah Internasional
255.    20-Okt Hari Osteoporosis Sedunia (Internasional)
256.    20-Okt Hari Statistik Internasional
257.    22-Okt Hari Santri Nasional
258.    24-Okt Hari Dokter Indonesia
259.    24-Okt Hari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
260.    24-Okt Hari Polia Sedunia
261.    26-Okt Hari Interseks Internasional
262.    27-Okt Hari Listrik Nasional
263.    27-Okt Hari Penerbangan Nasional
264.    27-Okt Hari Narablog Nasional
265.    28-Okt Hari Sumpah Pemuda
266.    29-Okt Hari Stroke Sedunia
267.    30-Okt Hari Keuangan
268.    01-Nov Hari Inovasi Nasional
269.    03-Nov Hari Kerohanian
270.    05-Nov Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional
271.    06-Nov Hari Internasional Penyelamatan Lingkungan dari Perang dan Konflik Bersenjata
272.    08-Nov Hari Perencanaan Kota Dunia
273.    09-Nov Hari Seksualitas Muslim Sedunia
274.    09-Nov Hari Penemu
275.    09-Nov Hari Kebebasan Sedunia
276.    10-Nov Hari Pahlawan
277.    10-Nov Hari Ganefo
278.    11-Nov Hari Bangunan Indonesia
279.    12-Nov Hari Kesehatan Nasional
280.    12-Nov Hari Ayah Nasional
281.    14-Nov Hari Diabetes Sedunia (Internasional)
282.    14-Nov Hari Brigade Mobil (BRIMOB)
283.    16-Nov Hari Toleransi Internasional
284.    16-Nov Hari Konferensi Warisan Sedunia (Internasional)
285.    19-Nov Hari Pria/Laki-laki Internasional
286.    20-Nov Hari Anak Sedunia (Internasional)
287.    20-Nov Hari Internasional Untuk Transgender (Trangender Day)
288.    21-Nov Hari Pohon Internasional
289.    21-Nov Hari Televisi Sedunia (Internasional)
290.    22-Nov Hari Perhubungan Darat Nasional
291.    25-Nov Hari Anti KekerasanTerhadap Perempuan Internasional
292.    25-Nov Hari Guru (PGRI)
293.    28-Nov Hari Menanam Pohon Indonesia
294.    28-Nov Hari Dongeng Nasional
295.    29-Nov Hari KORPRI (Korps Pegawai RI)
296.    01-Des Hari AIDS Sedunia (Internasional)
297.    01-Des Hari Artileri
298.    03-Des Hari Penyandang Cacat Internasional
299.    04-Des Hari Artileri
300.    05-Des Hari Armada
301.    05-Des Hari Relawan Internasional
302.    07-Des Hari Penerbangan Sipil (Internasional)
303.    09-Des Hari Pemberantasan Korupsi Sedunia (Internasional)
304.    10-Des Hari Hak Asasi Manusia (Internasional)
305.    12-Des Hari Transmigrasi
306.    12-Des Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas)
307.    13-Des Hari Kesatuan Nasional (Nusantara)
308.    15-Des Hari Juang Kartika TNI-AD (Hari Infanteri)
309.    17-Des Hari Internasional Penghapusan Kekerasan Terhadap Pekerja Seks
310.    19-Des Hari Bela Negara
311.    20-Des Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional
312.    22-Des Hari Sosial
313.    22-Des Hari Ibu
314.    22-Des Hari Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad)
315.    23-Des Ulang Tahun Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI)
316.    25-Des Hari Raya Natal Yesus Kristus
317.    29-Des Hari Keanekaragaman Hayati


HARI RAYA DALAM AGAMA KRISTEN
Katolik dan Ortodoks

  1. Minggu akhir November, Adven, (4 hari setiap minggu sebelum Natal)
  2. 25 Desember, Natal Yesus
  3. 6 Januari, Epifani / Teofani, (12 hari setelah Natal)
  4. Kamis akhir Maret hingga minggu kedua April) Kamis Putih, Tiga hari sebelum Paskah
  5. Jumat Agung/Kematian Yesus, (2 hari sebelum Paskah)
  6. Sabtu akhir Maret hingga minggu kedua April, (Sabtu Suci Sebelum Paskah)
  7. Minggu akhir Maret hingga minggu kedua April, Paskah / Kebangkitan Yesus.
  8. Kamis minggu ketiga Mei hingga minggu pertama Juni, Kenaikan Yesus (40 hari setelah Paskah)
  9. Kamis minggu pertama hingga ketiga Juni Pentakosta/Ketuangan Roh Kudus (50 hari setelah Paskah)


Protestan

  1. 25 Desember, Natal
  2. 2 hari sebelum Paskah, Jumat Agung
  3. Hari Minggu setelah Purnama, Paskah
  4. 40 hari Setelah Paskah, Kenaikan Yesus
  5. 50 hari setelah Paskah, Pentakosta


HARI RAYA DALAM AGAMA YAHUDI

  1. Hari persiapan
  2. Hari Raya Paskah
  3. Hari Raya Pendamaian
  4. Hari Raya Pentahbisan
  5. Hari Raya Pentakosta (Yahudi)
  6. Hari Raya Pondok Daun
  7. Hari Raya Roti Yang Tidak Beragi
  8. Hari Tuhan


HARI RAYA AGAMA ISLAM

  1. 1 Syawal - Idul Fitri - Salat Ied
  2. 10 Dzulhijjah - Idul Adha - Salat Ied & Kurban
  3. 10 Muharram - Hari Asyura - Hari ini diperingati bagi kaum Syi'ah untuk memperingati wafatnya Imam Husain bin Ali
  4. 12 Rabiul Awal - Maulud Nabi Muhammad - Hari kelahiran Nabi Muhammad
  5. 27 Rajab - Isra' Mi'raj


HARI RAYA DALAM AGAMA HINDU

  1. Januari - Siwa Ratri
  2. Januari dan Agustus - Saraswati
  3. Januari dan Agustus - Pagerwesi sesudah Saraswati
  4. Januari atau Februari - Thaipusam
  5. Maret - Tawur Kesanga - sebelum Nyepi
  6. Maret - Nyepi
  7. Maret Ngembak Geni - sesudah Nyepi
  8. Maret dan Oktober - Galungan
  9. April dan November Kuningan - seminggu sesudah Galungan
  10.  Oktober atau November - Deepavali


HARI RAYA DALAM AGAMA KONG HU CU

  1. 1 Cia Gwee - Tahun Baru Imlek
  2. 9 Cia Gwee -Keng Thi Kong (Sembahyang besar kepada Tuhan YME)
  3. 15 Cia Gwee - Cap Go Meh
  4. 18 Ji Gwee - Wafat Nabi Khonghucu
  5. 4/5 April - Cheng Beng (Berziarah ke makam leluhur)
  6. 5 Go Gwee - Peh Cun (Diadakan lomba perahu naga)
  7. 7 Chit Gwee - Keterampilan
  8. 15 Chit Gwee - Arwah Leluhur
  9. 15 Peh Gwee - Sembahyang Tiong Chiu (Hari raya kue bulan)
  10.  27 Peh Gwee - Lahir Nabi Khonghucu
  11.  15 Cap Gwee - Sembahyang Besar bagi Malaikat Bumi
  12.  21/22 Desember - Genta Rohani, Bok Tok
  13.  24 Cap Ji Gwee - Malaikat Dapur (Coo Kun) Naik
  14.  29 Cap Ji Gwee - Sembahyang kepada Leluhur
  15.  1/15 setiap bulan – Imlek (Sembahyang kepada Kemuliaan Tuhan)


CATATAN UNTUK HARI RAYA HINDU

  • Hari Raya Galungan - Hari raya ini datang setiap 6 bulan sekali tepatnya pada hari Rabu (Buda), Kliwon, wuku Dungulan.  
  • Hari Raya Kuningan - Dirayakan 10 hari setelah perayaan Hari Raya Galungan, sehingga secara otomatis digelar setiap 6 bulan (210 hari) sekali yaitu pada hari Sabtu (Saniscara), Kliwon, wuku Kuningan.
  • Hari Raya Nyepi - Hari Raya Agama Hindu ini, merupakan hari tahun Baru kalender ISaka, sehingga otomatis perayaanya setiap satu tahun sekali (antara Maret-April). Hari Raya ini jatuh pada hitungan Tilem (bulan mati) sasih Kesanga (bulan-9).
  • Hari Raya Saraswati - Hari Raya agama Hindu ini diyakini sebagai hari suci turunya Ilmu Pengetahuan, manisfestasi Tuhan yang dipuja saat perayaan ini adalah Dewi Saraswati. Perayaannya jatuh pada hari Sabtu (Saniscara), Umanis, Wuku Watugunung setiap 6 bulan sekali.
  • Hari Raya Siwaratri - Dirayakan setahun sekali sesuai kalender Saka yaitu pada hari Tilem (bulan mati) sasih Kepitu.
  • Hari Raya Pagerwesi - Hari Raya Agama Hindu ini digelar setiap 6 bulan sekali yaitu pada hari Rabu (Budha), Kliwon, wuku Sinta.  
  • Hari Purnama Tilem - Hari Purnama (bulan penuh) dan Tilem (bulan mati), datangnya setiap 30 dan 29 hari sekali. 

 
CATATAN UNTUK HARI BESAR KONG HU CHU

  1. Tanggal 24 bulan 12 Imlek - Malaikat dapur naik ke langit.
  2. Tanggal 29 bulan 12 Imlek - Sembahyang kepada arwah leluhur
  3. Tanggal 1 bulan 1 Imlek - Tahun Baru Imlek - Penanggalan yang dipakai oleh agama Khongcu untuk mengatur persembahyangan yang di buat oleh Nabi Khongcu. Nabi Khongcu mengambil sumbernya dari penangalan dinasti Sia (2200 SM) yang sudah di tata kembali oleh Nabi Khongcu.
  4. Tahun Zaman Nabi Khongcu Tahun Baru jatuh 22 Desember. 4 Februari pergantian musim dingin ke musim semi. Jadi imlek bukan perayaan musim semi. Perkiraan tanggal 1 imlek, rentang waktunya 15 hari kedepan dan 15 hari kebelakang dari 4 Februari tersebut.Tiap 4 atau 5 tahun sekali ada bulan ke 13, untuk menggenapi agar perhitungan tersebut tidak berubah.Pada hari Tahun Baru tersebut Orang yang lebih muda memberikan salam kepada yang lebih tua.
  5. Tanggal 8 bulan 1 Imlek - Sembahyang kepada Tuhan Yang Maha Esa
  6. Tanggal 15 bulan 1 Imlek - Cap Go Meh - Upacara sembahyang kepada Tuhan untuk mengucapkan terimakasih dan memulai kehidupan baru..
  7. Tanggal 5 April (bulan 3 Imlek) - Cing Bing - Membersihkan makam, menata makam yang rusak.
  8. Tanggal 5 Bulan 5 Imlek - Twan Yang - Matahari, bulan dan Bumi, posisinya membentuk sudut 90 derajat. Sebagai hari yang dipandang mempunyai daya alam yang luar biasa. Dibarengi dengan upacara kematian Kut Gwan ( perdana menteri Negeri Chu yang bunuh diri pada zaman Chan Kuo (300 SM))
  9. Tanggal 15 Bulan 7 Imlek - Hari sembayang Rebutan / sembayang arwah umum Upacara yang ditujukan kepada arwah yang tidak disembahyangi oleh keluarganya pada tanggal tanggal 29 bulan 12 Imlek dan 5 april.
  10. Bulan 7 menurut penanggalan imlek dianggap bulan yang tidak baik. Karena posisi Im dan Yang saling menjauhi. Pada bulan itu banyak roh-roh yang bergentayangan karena tidak disembahyangi oleh keluarganya.
  11. Tanggal 15 Bulan 8 Imlek Sembahyang Tiong Jiu - Sembahyang terhadap Tuhan karena berkah yang diberikan kepada manusia. Panen disimpan untuk persediaan musim dingin dan musim berikutnya.
  12. Tanggal 22 desember Hari Tangcik / Sembahyang Ronde - Sembahyang puncak musim dingin. Untuk Agama Khong Cu disebut juga hari genta rohani. Pada hari itu Nabi Khongcu mulai melakukan perjalanan mengajarkan ajaran agamanya selama 14 Tahun. Setelah Pulang Nabi Khongcu kemudian mendirikan sekolah.

Catatan: Penanggalan Imlek baru dipakai resmi setelah Dinasti Han (Abad 2 SM).



Label

. Menkeu 1946 1947 1948 1949 1950 1951 1952 1953 1954 1955. 1956 1957 1958 1959 1960 1961 1962 1963 1965 1966 1967 1968 1969 1970 1972 1973 1974 1975 1976 1977 1978 1979 1980 1981 1982 1983 1984 1985 1986 1987 1988 1989 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2010 2011 2013. 2014 A AA abad ke-7 ABC abdul hadi wm ABK Abu Nawas Aceh achdiat k mihardja Adat agama Ahok AI airmadidi Airmadidi. ajaran sesat ajib hamdani Al-Qur'an Alkitab AMBON amsal amurang anak yatim/piatu anak-anak anggaran Angkatan 45 angsuran animal animasi animation Anjab Antasari aplikasi mobile apresiasi sastra Apuse Arab architectur architecture arsitektur artificial intelligence artikel. asal-usul lagu yamko rambe yamko Askes ASN Asrul Sani Astinet asuransi audio audio to text ayu ting ting B Babilonia baca artikel dibayar bahasa Bahasa Belanda bahasa daerah Bahasa Indonesia bahasa kreol Bahasa Portugis bahasa Termate Bahlil Dahadalia bahundak Bait Allah bajak BANJAR bank banten bantuan korea selatan Bapertarum barang dan jasa pemerintah Basuki BATAK batas laut batas usia pensiun. PP BB BBM bersubsidi Bea Cukai beasiswa bekerja dari rumah Belanda bencana bendera beras berita Betlehen biaro Bidat billing bimbo BIODATA BIOGRAFI bisnis bisnis gratis bisnis properti bisnis sampingan Bitung BKD BKN blogger BNI BNN bobbit worm Bolaang Mongondow Bolmut Bolong Bolsel Boltim BPJS BPKB BRI briptu norman kamaru BTN Bu Tahanusang budaya Budaya Kerja budayawan bugil building buku bulan BUMD BUMN bunaken bung karno BUP bupati C Camat CC ccovid-19 cerita rakyat cerpen Chairil Anwar China choir cicilan cincin cinta CIO CIPTA KERJA CIPTAKERJA civil servant classical coconut octopus collorydianisme conference contoh convert copy-paste foto covid-19 CPNS cuti cuti bersama D D.Brilman Dacuda Pocket Scanner daerah daerah otonom baru Dana Sehat DAU denda desa desain detektor logam Dhana Widyatmika Dialek Diklat Kompetensi DIKLAT PIM dirjen dirjen anggaran disiplin diskusi diving DKI doa dogma dokumen dolar domain dongeng download DP3 DPR drama dramatik dramatis personae DRH Driver duasudara dubes duda duit dunia E e-billing e-Gov E-KTP e-voting edaran Edaran Mendagri eigendom ekonomi eksistensialisme eksperimental ekstensi eliezer Ensiklopedi Epifanius erupsi esai eselon extension F f. Kelling facebook Fiery Cross Reef Filsafat fisik foto funny gaji gaji baru PNS gaji baru Polri gaji baru TNI gaji hakim gaji ke-13 Gaji PNS 2013 gaji polri 2011 gaji polri 2013 gaji tni 2011 gaji TNI 2012 gaji tni 2013 galungan Ganefo gangguan kecemasan ganti logo blogger garuda gaya hidup gayus GCIO gelombang gembala gempa generasi Alfa generasi baby boomers generasi diam generasi milenial generasi Z gereja GG Gibran Rakabuming GMIM Golongan Ruang Google Cloud Google drive Google One grafik Gregorian gubernur gunung api Gunung Ruang gunung Salak guru hairy frogfish hakim halmahera HAM hari libur hari raya HB Yassin HB Yassin. HB Yassin HB Yassin. Pusat Dokumentasi hewan Hijriyah Hindu hobby home honorer house hukum hut I Nyoman Nuarta idul fitri II Ijazah Palsu iklan gratis iklan rumah IKN imlek Indihome Indonesia industri Infotek Inggris Injil Inpres instansi pemerintah integritas interior internet Islam israel istana garuda Istana Garuda Ibukota Nusantara Istana Presiden IKN IT ITE ITM jabatan fungsional jabatan pimpinan jabatan struktural jaksa janda JAWA jenderal jiwa Johnson Reef Jokowi jual-beli jual-beli rumah Julian K-1 K-2 KABUPATEN kalabat kalender Kalimantan kampanye kampus Kamus kandang domba kartu kredit karunia KARYA SATYA Kasus kata bijak kata mutiara kata-kata bijak kata-kata hikmat kata-kata mutiara kawasan khusus kawin KBBI KDKMP keamanan KEK Kekayaan kelahiran Yesus kelas keluarga kelurahan Kemen-PU Kemendagri Kemenkeu Kemenkum-HAM Kementrian kenaikan gaji kenaikan pangkat Kepala Daerah Kepdirjen Keppres kepribadian Keputusan Ka BKN keputusan menteri kerajaan kereta jenazah kereta kerajaan kereta pernikah william kerja Kesehatan keuangan Khotbah khotbah. kiamat Kisah Mahabarata KK Klasik Kode Etik koloriadianisme komedi Kominfo konstitusi konversi koor koperasi korpri Korupsi KOTA Kotamobagu koupsi KPCPEN KPK kristen Kritik Sastra kritik seni kue kuliah kunci foto L lagu lagu daerah Lagu Daerah lagu daerah Jawa Timur Lagu daerah Papua Lagu daerah Riau Lagu Daerah Sangihe lagu nasional lagu Papua lambang daerah langganan langowan lapas larangan laut Laut China Selatan lawak lebaran legenda lemang Lembaga Negara lembeh Lembeh Resort Lembeh Strait LG LHKPN libur nasional liburan Likupang lingkungan kerja Lirang lirik lirik lagu Lirik Lagu Daerah litle logo lokon lomba sastra lowongan lucu Lurah M magnitudo mahasiswa mahasiswa baru mahawu makar MALUKU Malut Manado mandarin fish Manganitu manusia marah rusli marga masa Anak-anak masamper masarang Masehi Mawali Mazmur media massa meja Melayu mendagri mengajar menkeu Menpan merah putih MERS Mesir mesjid metal detector Meyer migdal eder mimic octopus Minahas minahasa Minahasa Selatan Minahasa Tenggara Minahasa Utara minangkabau Mischief Reef mistik mitos MM mobil bekas mobil jenazah mobil mewah mochtar lubis model money Mongondow monumen moratorium motivasi motivasi hidup Mouse Scanner MPR Mr. Assat Mr. Sjafruddin muhaling Muhammad Musa mutasi nabi NAD nama domain nama etnis nama fam nama klan nama marga nama orang nama suku NARKOBA Nasdem nasi jaha Nasrani natal negara NEWS NII nikah NIP novel Nuklir Nusantara o ina ni keke OMNIBUS LAW oneness Orang Terkaya orde baru outsourcing pada pahlawan padang gembala paduan suara Pajak PAK pakaian adat Pakaian Dinas pandemi Pangdam pangkat PNS pangkat polri pangkat TNI pantai pantekosta pantun papan tulis elekronik papan tulis sekolah PAPUA partitur paskah paypal pdf pegawai pegawai tidak tetap pemerintah pejabat pejabat eselon pejabat pimpinan tinggi pelantikan pelayan khusus Pelindo pemalsuan pembunuhan Pemda Pemerintah pemerintah daerah pemilihan pemukiman pendaki pendeta pendidikan penembakan penerbangan penerimaan CPNS penerimaan pegawai BUMN penipuan Penpres pensiun pensiun pokok pensiunan pentakosta penyair penyaliban penyimpanan Perang Dunia peraturan kepala BKN peraturan menteri Peraturan Pemerintah perda perguruan tinggi perhubungan Peribahasa Periodisasi Perjalanan Dinas Perjanjian Lama perjuangan perkawinan Permen pernikahan william dan kate PERPPU PERPPU 1959 Perpres pers perumahan Perumnas pesawat pidato pigmy seahorse Pilgub DKI Pilkada Pilpres pinjaman plagiat PLN PMK PMK. Menkeu PNBP PNS PNS. Kekayaan poem poetry polisi politik politisi polling polri Portugis postmodernism PP PP 53 PP1998 PP2000 PP2001 PP2002 PP2011 PP2012 CPNS PPATK PPPK Prabowo prabu siliwangi pramugari Presiden RI Presiden SBY pria profesi propinsi proposal prosa protes Provinsi proyek psikiater psikis psikologi PTTP Puisi puisi lama pulau Spratly pulsa PUPNS PUPR purnawirawan Pusat Pusat Dokumentasi R raja ramalan ramayana rapel Rasul Rasul Paulus Ratahan read real estate Rek Ayo Rek rekening rekening gendut remunerasi remunerasi PNS daerah renovasi renungan resensi Retribusi Menara review sastra ribbon eel RIS Rismon Sianipar ritual Rivai Apin roh roman Romawi ROSIHAN ANWAR Roy Suryo rumah rumah kontrakan rumah mewah rumah murah Rumah Sakit rumah sederhana rumah tangga RUU RUU ASN RUU BPJS RUU Tipikor S salary salib sambo sandi sangihe SANGIHE TALAUD SANKSI santo sapaan SARS sastra sastra daerah sastra indonesia sastra online satgas SATYALENCANA Scribd sejarah sejarah Al'Quran sejarah gereja sejarah gereja. Sejarah Sastra Sekda sekolah dasar selingkung Seminar seniman sertifikasi guru server Shukoi siau siber SIM sinagoge Singapura sinopsis sipir siswa Sitaro siti nurbaya SK skala richter sms soeharto Soekarno Soleram Solo Soputan sosialisasi sosiologi Spanyol STAN standar biaya STNK storage stress studi komparasi su domain sub domain Subi Reef sufi Sukhoi suku maya Sulawesi Utara Sulut surat edaran Surat Kepercayaan Gelanggang Sutiyoso syahrini syair T tabel tabel gaji pns 2000 tabel gaji pns 2011 tabel gaji pns 2012 tabel gaji pns 2013 tabel gaji pns 2019 Tabel Gaji Polri 2012 Tabel Gaji Polri 2014 TABEL GAJI TNI 2011 TABEL GAJI TNI 2012 TABEL GAJI TNI 2013 tabel gaji TNI 2014 TABEL LENGKAP GAJI POLRI 2011 tabungan tabut Taguladang tagulandang tahun baru tahuna takhayul talaud tanah Tangkoko TAP MPR Taperum tarian tata bahasa taurat taurat. teater Dian teknologi teks Telekomunikasi Tenaga Ahli terminal Ternate teror TERORIS text to audio The Age the royal wedding TIK tips tni TOKOH tokoh dunia tokoh indonesia tokoh islam tomohon tondano torah tradisi transfer trinitas Try Sutrisno tsunami Tsunami tulude tunjangan TVRI Two Fish U uang UGM UN undang-undang Undang-Undang Pokok Agraria unduh unitarian Unpad Unsrat upacara upacara adat UU UU 1948 UU ASN UU Penerbangan UUD UUDS UUPA V vaksin video video conference video lucu viral virus VOC W wabah waisak wakil presiden wali kota walikota wamen warakawuri wartawan website WHO Wikileaks william shakespeare wisata selam wise word Woody Reef Wuhan Yahudi yamko rambe yamko Yehuda Yerusalam Yesus Yosua Yus Badudu yusuf hamka