Tampilkan postingan dengan label KOTA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KOTA. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 April 2020

BENTUK, ARTI DAN PENGGUNAAN LAMBANG DAERAH KOTA BITUNG


BENTUK DAN PENGGUNAAN LAMBANG
DAERAH KOTA BITUNG BERDASARKAN
PERDA NO. 37 TAHUN 1993


1. Bentuk, Warna dan Bagian – bagian lambang
a. Lambang Daerah berbentuk segi lima, bis luar berwarna merah dengan warna biru laut.
b. Di tengah lambang terdapat gambar setangkai daun pohon Bitung berjumlah 17 helai berwarna hijau, yang dihubungkan oleh lingkaran kecil berjumlah 8 berbis hitam dengan setangkai bunga kelapa yang nampak belum mekar berjumlah 45 berwarna kuning emas. Di tengahnya terdapat bentuk lukisan yang terdiri dari :
· Dua ekor ikan berwarna perak;
· Sebuah jangkar kapal berwarna perak;
· Sebuah bangunan industri (ditengah-edt);
· Sebuah bangunan kantor Pemerintahan (sebelah kiri pakai tirisan-edt);
· Sebuah bangunan perdagangan (sebelah kanan tanpa tirisan-edt);
· Seekor burung manguni berwarna hitam;
· Gunung Dua Sudara berwarna hijau.
c. Di bagian bawah terdapat pita putih ber bis merah bertuliskan Kota Bitung.

2. Gambar – gambar pada Lambang Daerah
Arti gambar-gambar pada lambang daerah
a. Segi lima mengandung arti Pancasila sebagai dasar negara kesatuan Republik Indonesia dan sebagai falsafah hidup dan pedoman hidup bangsa Indonesia yang menjiwai dan mendasari segala segi kehidupan berbangsa dan bernegara.
b. Setangkai daun pohon Bitung berarti sejarah nama kota Bitung diambil dari nama pohon Bitung dengan jumlah helai daunnya 17, melambangkan tanggal proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia.
c. Lingkaran kecil berjumlah 8 buah melambangkan bulan proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia.
d. Setangkai mayang kelapa dengan 45 bunga belum mekar melambangkan tahun kemerdekaan Republik Indonesia, juga sebagai pertanda kemakmuran, kemurnian dan keluhuran masyarakat dalam mencapai cita-cita masyarakat adil dan makmur.
e. Dua ekor ikan berwarna perak, melambangkan kekayaan hasil laut wilayah kota Bitung sebagai kota penghasil dan pengekspor ikan.
f. Sebuah jangkar kapal mengandung arti kota Bitung sebagai kota pelabuhan yang merupakan pintu gerbang utama melalui laut.
g. Sebuah bangunan industri sebagai salah satu dimensi kota Bitung dengan ditetapkannya sebagai pusat kawasan industri Sulawesi Utara.
h. Sebuah bangunan kantor pemerintahan mengandung arti semua potensi yang ada merupakan tanggung jawab pemerintah dalam menjalankan secara efektif dan efisien bagi kepentingan pembangunan daerah.
i. Sebuah bangunan perdagangan yang merupakan dimensi lain dari kota Bitung yang sangat menentukan dinamika kehidupan perekonomian.
j. Gambar gunung dua sudara dengan warna hijau melambangkan sebagai keadaan geografis dimana kota Bitung terletak pada kaki gunung duasudara yang subur dan makmur.
k. Burung manguni mengandung arti keperkasaan, kewaspadaan dan mewarisi nilai-nilai budaya dengan semangat mapalus.

3. Penjelasan Warna
a. Warna biru laut berarti ketentraman, kebahagiaan, kesetiaan, kehormatan, keluhuran dan sebagai tanda kota pelabuhan yang mempunyai laut yang luas.
b. Warna kuning berarti kemakmuran, kejayaan dan kemurnian dalam melaksanakan tanggung jawab dan kewajibannya terhadap bangsa dan negara.
c. Warna hijau berarti kesuburan alam sebagai potensi kehidupan masyarakatnya dalam mendukung pembangunan kota Bitung.
d. Warna perak berarti kejayaan dan kemegahan daerah.
e. Warna merah berarti keberanian serta berjiwa perwira untuk membela bangsa dan negara.
f. Warna putih berarti kesucian hati, memiliki citra yang bersih dalam menjalankan tugas.
g. Warna hitam berarti memiliki sifat persatuan dan kesatuan dalam bernegara.

4. Penggunaan Lambang Daerah
1) Lambang Dearah digunakan pada gedung-gedung pemerintah kota Bitung, dimuka sebelah luar atau di dalam dan pada kendaraan-kendaraan, kapal-kapal milik Pemerintah Kota Bitung, yang dipergunakan untuk keperluan dinas.

2) Penggunaan lambang daerah pada gedung-gedung Pemerintah Kota Bitung dilakukan pada tempat-tempat yang pantas dan menarik perhatian. Pemasangan lambang daerah pada kapal-kapal pemerintah Kota Bitung dilakukan di bagian luar anjungan (brug) di tengah-tengah.

3) Penggunaan lambang daerah di bagian luar gedung hanya diharuskan pada :
a. Rumah jabatan Walikota (dan Wakil Walikota-edf) Bitung;
b. Rumah jabatan Ketua, Wakil-wakil Ketua DPRD Kota Bitung
c. Gedung-gedung kantor Walikota Bitung dan DPRD Kota Bitung.

4) Penggunaan lambang daerah di dalam gedung diharuskan pada tiap-tiap :
a. Kantor Walikota Bitung;
b. Ruang sidang DPRD Kota Bitung;
c. Ruang sidang Kantor Walikota Bitung;
d. Kantor Sekretaris Daerah Kota Bitung;
e. Kantor Kepala Inspektorat (Bawasda) Kota Bitung;
f. Kantor Kepala Dinas Otonom Kota Bitung;
g. Kantor Kepala-kepala Bagian Sekretariat Daerah Kota Bitung;
h Kantor Direksi perusahaan daerah dan Bank Pembangunan Daerah Kota Bitung.

5) a. Penggunaan lambang daerah di dalam gedung diharuskan juga pada kantor-kantor pemerintah selain yang dimaksud di atas.
b. Lambang daerah yang diharuskan dipasang menurut point 4) dan 5)a di atas harus mempunyai ukuran yang pantas mengingat besar kecilnya ruanagn dan sedapatnya terbuat dari bahan yang tahan lama.

6) Dengan mengindahkan perimbangan ukuran yang pantas serta tidakmengindahkan warna yang dituntut maka lambang daerah dapat digunakan pada :
a. Surat Dinas Walikota Bitung;
b. Surat Dinas Pimpinan DPRD Kota Bitung;
c. Pada setiap Peraturan Daerah Kota Bitung yang ditempatkan pada halaman pertama di atas pada bagian tengah. 

7) Cap jabatan dengan lambang daerah, hanya dibolehkan untuk cap jabatan Pimpinan Badan Legislatif Kota Bitung.

8) Lambang Daerah dapat digunakan pada:
a. Buku dan majalah terbitan Pemerintah Kota Bitung
b. Di tempat diadakan acara, gapura dan bangunan yang pantas.
c. Sebagai lencana di dada kiri bagi para anggota DPRD kota Bitung.
d. Sebagai bets pada lengan baju sebelah kiri PNS Kota Bitung

Sejarah Singkat Kota Bitung



Lambang Daerah Kota Bitung
Nama BITUNG diambil dari nama pohon bitung (Latin: Hivia Hospital), tumbuhan tropis yang banyak tumbuh di pesisir pantai Nusantara hingga ke Madagaskar. Pohon bitung dalam bahasa Belanda adalah Stevige Koroestige Boom (Sangirees-Nederlands Woordenboek, Steller, 1959). Dalam bahasa Sangihe disebut tariang. Nama-nama lokal lainnya adalah bogem, butong, butun, pertun, putat laut, bitung, talise, hutun. 

Pohon bitung sempat disebut sebagai pohon perdamaian. Predikat pohon perdamaian ini diberikan oleh Presiden Soeharto pada saat perayaan Hari Lingkungan Hidup tahun 1986. 
Nama bitung diberikan kepada kota Bitung sejak pantai yang ditumbuhi pohon bitung menjadi tempat berteduh dan persinggahan nelayan daerah sekitar di akhir abad ke-18 atau awal abad ke-19. Karena ramainya nelayan yang datang ke area itu, maka lama-kelamaan tempat ini menjadi sebuah pemukiman. 
Konon area persinggahan dan menjadi pemukiman nelayan itu terletak di kawasan yang saat ini telah menjadi area terminal BBM Pertamina Kota Bitung hingga ke pelabuhan samudra. Di sinilah berawalnya perkembangan perkampungan nelayan kemudian menjadi Desa Bitung. Ketika menjadi desa, penduduknya berbaur etnis Minahasa (sub etnis Tonsea khususnya) dan Sangihe-Talaud. Kemudian datang lagi dari etnis Maluku Utara, Mongondow dan beberapa etnis lainnya. 
Sebagai sebuah desa, Bitung berada di bawah onderdistrik (kecamatan) Kauditan merupakan bagian dari distrik Tonsea. Desa Bitung pertama kali dipimpin oleh hukum tua (kepala desa) Arkelaus Sompotan dan memimpin selama kurang lebih 25 tahun. Di bawah kepemimpinan Arkelaus Sompotan, pendukduk Bitung terus bertambah dan penganut agama pun beragam. Mayoritasnya beragama Kristen kemudian menyusul penganut Islam. 
Tokoh-tokoh pendiri desa Bitung yang beragama Kristen antara lain Simon Tudus, Elias Lontoh Sompotan, Daniel Mais Pongoh, Hendrikus Langie Langelo, Martinus Langelo, Andries Rompis, Mais Pantow, Benyamin Wangi, Andries Hendrik Dulag Kansil, Theopilus Bawotong, Frederik Tindatu dan Yesaya Malalutan. 
Pada 1 Januari 1918 Desa Bitung diakui oleh Pemerintah Hindia Belanda sebagai sebuah negeri. Namun beslit pengesahannya baru dikeluarkan pada 1 Januari 1928. Diperkirakan, penerbitan beslit ini terjadi setelah tahun 1926 Theopilus Bawotong, Frederik Tindatu dan Hendrik Dulag Kansil mewakili warga Desa Bitung menghadap Hukum Besar Tonsea di Airmadidi.
Pada tahun 1927 Elias Lontoh Sompotan, cucu mantu Simon Tudus diangkat menjadi Hukum Tua sampai tahun 1928, dan diganti oleh H.L. Langelo.
Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia, pada 1 Juli 1947 Bitung menjadi sebuah distrik bawahan (onderdistrik) yang terpisah dari distrik Tonsea dengan luas wilayah 19.870 Ha, terdiri dari 13.428 jiwa tersebar pada 11 desa. Tahun 1964 dengan SK Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Sulawesi Utara Nomor 244 Tahun 1964, Bitung ditetapkan menjadi satu Kecamatan dengan jumlah penduduk 32.000 jiwa tersebar pada 28 desa dengan luas wilayah 29,79 km².
Oleh pemerintah orde lama, pada tahun 1967 dibentuklah Kantor Penghubung atau Wakil Bupati Minahasa di Bitung, sebagai koordinator seluruh Pemerintahan dan Pembangunan. Lalu diikuti pembentukan Badan Koordinasi Pelaksanaan Pembangunan Bitung oleh Gubernur Propinsi Sulawesi Utara pada tahun 1968. Pada bulan April 1971 Bupati Minahasa menetapkan Struktur Organisasi dan Tata Kerja dari Penghubung Bupati Minahasa di Bitung.
Melihat pertumbuhan dan perkembangan wilayah kecamatan Bitung yang semakin pesat, maka pada tanggal 2 Juli 1974, Gubernur Propinsi Sulawesi Utara mengangkat Wempi A. Worang untuk menjabat tiga jabatan sekaligus, yakni Penghubung Bupati, Camat Bitung dan Kepala Dinas Pembangunan Bitung. 
Dengan kesiapan kecamatan Bitung yang cukup matang, maka berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 1975, maka pada 10 April 1975 Kecamatan Bitung diresmikan sebagai Kota Administratif pertama di Indonesia, dengan wali kota administratif adalah Wempi A. Worang. Kala itu luas wilayah Bitung mencapai 304 km² terdiri dari 3 kecamatan dengan 35 desa. Ketiga kecamatan itu meliputi Bitung Utara (Danowudu hingga Batuputih), Kecamatan Bitung Tengah (Tanjung Merah hinga Kasawari) dan Kecamatan Bitung Selatan (seluruh desa di Pulau Lembeh).
Kerja keras dan perjuangan wali kota administratif ketiga Drs. S.H. Sarundajang, memunculkan julukan Bitung sebagai Kota Lima Dimensi (Kota Pelabuhan, Kota Industri, Kota Perdagangan, Kota Pariwisata dan Kota Pemerintahan) yang kemudian berubah menjadi Kota Serbadimensi. Usaha dari wali kota Sarundajang menghasilkan keputusan pemerintah Indonesia dengan menetapkan kota administratif Bitung menjadi Kota Madya dan diresmikan pada tanggal 10 Oktober 1990. Peresmiannya dilakuan oleh Menteri Dalam Negeri, Rudini, berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1990, dengan luas wilayah 304 km², 3 kecamatan dan 44 kelurahan.
Pada masa kepemimpinan wali kota Sarundajang, Kota Bitung mengalami pemekaran dari 3 kecamatan menjadi 4 kecamatan. Hal ini didasarkan pada PP Nomor 43 Tahun 1995 tanggal 6 Desember 1995. Kecamatan yang baru mekar adalah Kecamatan Bitung Timur sebagai hasil pemekaran dari Kecamatan Bitung Tengah. Dengan demikian Kota Madya Bitung menjadi 4 wilayah kecamatan. 
Selanjutnya pada masa kepemimpinan wali kota Milton Kansil, Kecamatan Bitung Tengah mengalami pemekaran. Pada 14 Desember 2001 berdasarkan Keputusan Walikota Bitung Nomor 100 Tahun 2001, bertambhalah kecamatan baru yakni Kecamatan Bitung Barat. 
Terakhir, pemekaran di kota Bitung terjadi pada 10 Oktober 2007. Pemekaran terjadi untuk wilayah kecamatan dan kelurahan. Dari semula 5 kecamatan menjadi 8 kecamatan dan dari 44 kelurahan menjadi 69 kelurahan. Kedelapan kecamatan itu meliputi Kecamatan Ranowulu dengan 11 kelurahan, Kecamatan Matuari dengan 8 kelurahan, Kecamatan Girian dengan 7 kelurahan, Kecamatan Madidir dengan 8 kelurahan, Kecamatan Maesa dengan 8 kelurahan, Kecamatan Aertembaga dengan 10 kelurahan, Kecamatan Lembeh Utara meliputi 10 kelurahan dan Kecamatan Lembeh Selatan meliputi 7 kelurahan.
Secara geografis, wilayah kota Bitung sebagian besar daratannya merupakan daerah berbukit dan gunung, terletak pada posisi di antara 1o23’23” – 1o35’39” LU dan 125o1’43” – 125o18’13” BT. Di sebelah Selatan berbatasan dengan Laut Maluku, di sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Likupang dan Kecamatan Dimembe (Kabupaten Minahasa Utara), Sebelah Timur berbatasan dengan Laut Maluku sedangkan sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Kauditan (Kabupaten Minahasa Utara).  (Semuel Muhaling - Dari berbagai sumber)

DAFTAR KEPEMIMPINAN KOTA BITUNG

No
Nama Pejabat
Mulai menjabat
Akhir jabatan
Keterangan
1
W. A. Worang
1975
1979
Wali Kota Administratif
2
Drs.
K. L. Senduk
1979
1986
Wali Kota Administratif
3


Drs.
S. H. Sarundayang
1986
1990
Wali Kota Administratif
4
Drs.
S. H. Sarundayang
1990
1995
Wali Kota Madya I
1995
2000
Wali Kota Madya II
5
Drs. Is.
L.A. Gobel
April 2000
Agustus 2000
Penjabat Wali Kota
6
Milton Kansil
SE
Agustus 2000
Agustus 2005
Wali kota hasil pemilihan DPRD II Bitung
Cornelius Supit
Agustus 2000
Agustus 2005
Wakil wali kota hasil pemilihan DPRD II Bitung
7
Drs.
Max Lumintang
Agustus 2005
Februari 2006
Penjabat Wali Kota
8
Hanny Sondakh
21 Februari 2011
21 Februari 2016
Wali Kota I hasil pemilihan langsung
Robert Lahindo, SH, MSi
21 Februari 2006
21 Februari 2011
Wakil Wali Kota I hasil pemilihan langsung
9
Hanny Sondakh
21 Februari 2011
21 Februari 2016
Wali Kota Periode II
Maximiliaan Jonas Lomban
21 Februari 2011
21 Februari 2016
Wakil Wali Kota
10
Drs. John Heit Palandung, MSi
21 Februari 2016
30 Maret 2016
Penjabat Wali Kota
11
Maxmiliaan Jonas Lomban, SE, MSi
30 Maret 2016
Petahana
Wali Kota

Ir. Maurits Mantiri, MM
30 Maret 2016
Petahana
Wakil Wali Kota

Sabtu, 22 Februari 2020

Ini 38 Jenis Pakaian Dinas ASN Kemendagri dan Pemda Sesuai PERMENDAGRI NOMOR 11 TAHUN 2020

Ini 38 Jenis Pakaian Dinas ASN Kemendagri dan Pemda Sesuai PERMENDAGRI NOMOR 11 TAHUN 2020 TENTANG PAKAIAN DINAS APARATUR SIPIL NEGARA DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN DALAM NEGERI DAN PEMERINTAH DAERAH tanggal 28 Januari 2020. Isi lengkap Permendagri silakan unduh di SINI.





































 

Label

. Menkeu 1946 1947 1948 1949 1950 1951 1952 1953 1954 1955. 1956 1957 1958 1959 1960 1961 1962 1963 1965 1966 1967 1968 1969 1970 1972 1973 1974 1975 1976 1977 1978 1979 1980 1981 1982 1983 1984 1985 1986 1987 1988 1989 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2010 2011 2013. 2014 A AA abad ke-7 ABC abdul hadi wm ABK Abu Nawas Aceh achdiat k mihardja Adat agama Ahok AI airmadidi Airmadidi. ajaran sesat ajib hamdani Al-Qur'an Alkitab AMBON amsal amurang anak yatim/piatu anak-anak anggaran Angkatan 45 angsuran animal animasi animation Anjab Antasari aplikasi mobile apresiasi sastra Apuse Arab architectur architecture arsitektur artificial intelligence artikel. asal-usul lagu yamko rambe yamko Askes ASN Asrul Sani Astinet asuransi audio audio to text ayu ting ting B Babilonia baca artikel dibayar bahasa Bahasa Belanda bahasa daerah Bahasa Indonesia bahasa kreol Bahasa Portugis bahasa Termate Bahlil Dahadalia bahundak Bait Allah bajak BANJAR bank banten bantuan korea selatan Bapertarum barang dan jasa pemerintah Basuki BATAK batas laut batas usia pensiun. PP BB BBM bersubsidi Bea Cukai beasiswa bekerja dari rumah Belanda bencana bendera beras berita Betlehen biaro Bidat billing bimbo BIODATA BIOGRAFI bisnis bisnis gratis bisnis properti bisnis sampingan Bitung BKD BKN blogger BNI BNN bobbit worm Bolaang Mongondow Bolmut Bolong Bolsel Boltim BPJS BPKB BRI briptu norman kamaru BTN Bu Tahanusang budaya Budaya Kerja budayawan bugil building buku bulan BUMD BUMN bunaken bung karno BUP bupati C Camat CC ccovid-19 cerita rakyat cerpen Chairil Anwar China choir cicilan cincin cinta CIO CIPTA KERJA CIPTAKERJA civil servant classical coconut octopus collorydianisme conference contoh convert copy-paste foto covid-19 CPNS cuti cuti bersama D D.Brilman Dacuda Pocket Scanner daerah daerah otonom baru Dana Sehat DAU denda desa desain detektor logam Dhana Widyatmika Dialek Diklat Kompetensi DIKLAT PIM dirjen dirjen anggaran disiplin diskusi diving DKI doa dogma dokumen dolar domain dongeng download DP3 DPR drama dramatik dramatis personae DRH Driver duasudara dubes duda duit dunia E e-billing e-Gov E-KTP e-voting edaran Edaran Mendagri eigendom ekonomi eksistensialisme eksperimental ekstensi eliezer Ensiklopedi Epifanius erupsi esai eselon extension F f. Kelling facebook Fiery Cross Reef Filsafat fisik foto funny gaji gaji baru PNS gaji baru Polri gaji baru TNI gaji hakim gaji ke-13 Gaji PNS 2013 gaji polri 2011 gaji polri 2013 gaji tni 2011 gaji TNI 2012 gaji tni 2013 galungan Ganefo gangguan kecemasan ganti logo blogger garuda gaya hidup gayus GCIO gelombang gembala gempa generasi Alfa generasi baby boomers generasi diam generasi milenial generasi Z gereja GG Gibran Rakabuming GMIM Golongan Ruang Google Cloud Google drive Google One grafik Gregorian gubernur gunung api Gunung Ruang gunung Salak guru hairy frogfish hakim halmahera HAM hari libur hari raya HB Yassin HB Yassin. HB Yassin HB Yassin. Pusat Dokumentasi hewan Hijriyah Hindu hobby home honorer house hukum hut I Nyoman Nuarta idul fitri II Ijazah Palsu iklan gratis iklan rumah IKN imlek Indihome Indonesia industri Infotek Inggris Injil Inpres instansi pemerintah integritas interior internet Islam israel istana garuda Istana Garuda Ibukota Nusantara Istana Presiden IKN IT ITE ITM jabatan fungsional jabatan pimpinan jabatan struktural jaksa janda JAWA jenderal jiwa Johnson Reef Jokowi jual-beli jual-beli rumah Julian K-1 K-2 KABUPATEN kalabat kalender Kalimantan kampanye kampus Kamus kandang domba kartu kredit karunia KARYA SATYA Kasus kata bijak kata mutiara kata-kata bijak kata-kata hikmat kata-kata mutiara kawasan khusus kawin KBBI KDKMP keamanan KEK Kekayaan kelahiran Yesus kelas keluarga kelurahan Kemen-PU Kemendagri Kemenkeu Kemenkum-HAM Kementrian kenaikan gaji kenaikan pangkat Kepala Daerah Kepdirjen Keppres kepribadian Keputusan Ka BKN keputusan menteri kerajaan kereta jenazah kereta kerajaan kereta pernikah william kerja Kesehatan keuangan Khotbah khotbah. kiamat Kisah Mahabarata KK Klasik Kode Etik koloriadianisme komedi Kominfo konstitusi konversi koor koperasi korpri Korupsi KOTA Kotamobagu koupsi KPCPEN KPK kristen Kritik Sastra kritik seni kue kuliah kunci foto L lagu lagu daerah Lagu Daerah lagu daerah Jawa Timur Lagu daerah Papua Lagu daerah Riau Lagu Daerah Sangihe lagu nasional lagu Papua lambang daerah langganan langowan lapas larangan laut Laut China Selatan lawak lebaran legenda lemang Lembaga Negara lembeh Lembeh Resort Lembeh Strait LG LHKPN libur nasional liburan Likupang lingkungan kerja Lirang lirik lirik lagu Lirik Lagu Daerah litle logo lokon lomba sastra lowongan lucu Lurah M magnitudo mahasiswa mahasiswa baru mahawu makar MALUKU Malut Manado mandarin fish Manganitu manusia marah rusli marga masa Anak-anak masamper masarang Masehi Mawali Mazmur media massa meja Melayu mendagri mengajar menkeu Menpan merah putih MERS Mesir mesjid metal detector Meyer migdal eder mimic octopus Minahas minahasa Minahasa Selatan Minahasa Tenggara Minahasa Utara minangkabau Mischief Reef mistik mitos MM mobil bekas mobil jenazah mobil mewah mochtar lubis model money Mongondow monumen moratorium motivasi motivasi hidup Mouse Scanner MPR Mr. Assat Mr. Sjafruddin muhaling Muhammad Musa mutasi nabi NAD nama domain nama etnis nama fam nama klan nama marga nama orang nama suku NARKOBA Nasdem nasi jaha Nasrani natal negara NEWS NII nikah NIP novel Nuklir Nusantara o ina ni keke OMNIBUS LAW oneness Orang Terkaya orde baru outsourcing pada pahlawan padang gembala paduan suara Pajak PAK pakaian adat Pakaian Dinas pandemi Pangdam pangkat PNS pangkat polri pangkat TNI pantai pantekosta pantun papan tulis elekronik papan tulis sekolah PAPUA partitur paskah paypal pdf pegawai pegawai tidak tetap pemerintah pejabat pejabat eselon pejabat pimpinan tinggi pelantikan pelayan khusus Pelindo pemalsuan pembunuhan Pemda Pemerintah pemerintah daerah pemilihan pemukiman pendaki pendeta pendidikan penembakan penerbangan penerimaan CPNS penerimaan pegawai BUMN penipuan Penpres pensiun pensiun pokok pensiunan pentakosta penyair penyaliban penyimpanan Perang Dunia peraturan kepala BKN peraturan menteri Peraturan Pemerintah perda perguruan tinggi perhubungan Peribahasa Periodisasi Perjalanan Dinas Perjanjian Lama perjuangan perkawinan Permen pernikahan william dan kate PERPPU PERPPU 1959 Perpres pers perumahan Perumnas pesawat pidato pigmy seahorse Pilgub DKI Pilkada Pilpres pinjaman plagiat PLN PMK PMK. Menkeu PNBP PNS PNS. Kekayaan poem poetry polisi politik politisi polling polri Portugis postmodernism PP PP 53 PP1998 PP2000 PP2001 PP2002 PP2011 PP2012 CPNS PPATK PPPK Prabowo prabu siliwangi pramugari Presiden RI Presiden SBY pria profesi propinsi proposal prosa protes Provinsi proyek psikiater psikis psikologi PTTP Puisi puisi lama pulau Spratly pulsa PUPNS PUPR purnawirawan Pusat Pusat Dokumentasi R raja ramalan ramayana rapel Rasul Rasul Paulus Ratahan read real estate Rek Ayo Rek rekening rekening gendut remunerasi remunerasi PNS daerah renovasi renungan resensi Retribusi Menara review sastra ribbon eel RIS Rismon Sianipar ritual Rivai Apin roh roman Romawi ROSIHAN ANWAR Roy Suryo rumah rumah kontrakan rumah mewah rumah murah Rumah Sakit rumah sederhana rumah tangga RUU RUU ASN RUU BPJS RUU Tipikor S salary salib sambo sandi sangihe SANGIHE TALAUD SANKSI santo sapaan SARS sastra sastra daerah sastra indonesia sastra online satgas SATYALENCANA Scribd sejarah sejarah Al'Quran sejarah gereja sejarah gereja. Sejarah Sastra Sekda sekolah dasar selingkung Seminar seniman sertifikasi guru server Shukoi siau siber SIM sinagoge Singapura sinopsis sipir siswa Sitaro siti nurbaya SK skala richter sms soeharto Soekarno Soleram Solo Soputan sosialisasi sosiologi Spanyol STAN standar biaya STNK storage stress studi komparasi su domain sub domain Subi Reef sufi Sukhoi suku maya Sulawesi Utara Sulut surat edaran Surat Kepercayaan Gelanggang Sutiyoso syahrini syair T tabel tabel gaji pns 2000 tabel gaji pns 2011 tabel gaji pns 2012 tabel gaji pns 2013 tabel gaji pns 2019 Tabel Gaji Polri 2012 Tabel Gaji Polri 2014 TABEL GAJI TNI 2011 TABEL GAJI TNI 2012 TABEL GAJI TNI 2013 tabel gaji TNI 2014 TABEL LENGKAP GAJI POLRI 2011 tabungan tabut Taguladang tagulandang tahun baru tahuna takhayul talaud tanah Tangkoko TAP MPR Taperum tarian tata bahasa taurat taurat. teater Dian teknologi teks Telekomunikasi Tenaga Ahli terminal Ternate teror TERORIS text to audio The Age the royal wedding TIK tips tni TOKOH tokoh dunia tokoh indonesia tokoh islam tomohon tondano torah tradisi transfer trinitas Try Sutrisno tsunami Tsunami tulude tunjangan TVRI Two Fish U uang UGM UN undang-undang Undang-Undang Pokok Agraria unduh unitarian Unpad Unsrat upacara upacara adat UU UU 1948 UU ASN UU Penerbangan UUD UUDS UUPA V vaksin video video conference video lucu viral virus VOC W wabah waisak wakil presiden wali kota walikota wamen warakawuri wartawan website WHO Wikileaks william shakespeare wisata selam wise word Woody Reef Wuhan Yahudi yamko rambe yamko Yehuda Yerusalam Yesus Yosua Yus Badudu yusuf hamka