Senin, 14 Maret 2011

Tabel Kenaikan Gaji PNS Tahun 2000 sampai 2011

 Over the last 10 years in fact government officials several times to raise salaries of civil servants, even Gus Dur era there is a fantastic increase. Ideally, when an aim to improve the welfare of civil servants, salary increases must be accompanied by reform of the bureaucracy that consequent improvements to the program include a fair remuneration based on pure performance.


Selama 10 Tahun terakhir faktanya pemerintah beberapa kali menaikkan gaji aparatur PNS, bahkan era Gus Dur ada kenaikan yang fantastis. Idealnya bila tujuannya meningkatkan kesejahteraan para PNS, kenaikan gaji harus diikuti dengan reformasi birokrasi yang konsekuen di antaranya perbaikan program remunerasi yang adil berdasarkan murni kinerja.
Birokrasi yang terbebas dari korupsi harus dijadikan landasan dalam upaya peningkatan kesejahteraan PNS. Birokrasi yang bersih pasti berdampak pada penghematan anggaran yang tidak bocor akibat sifat koruptif. Pada akhirnya tingkat kesejahteraan PNS bisa lebih baik karena anggaran memang mendukung.

Tabel kenaikan gaji 10 tahun terakhir :


Tahun
Gaji Terendah
Gaji Tertinggi
Perbandingan Tertinggi Terendah
Kenaikan
RI-1
Keterangan
2000
135.000
722.500
1 : 5
-
Gus Dur

2001
500.000
1.500.000
1 : 3
270%
Gus Dur

2002
500.000
1.500.000
1 : 3
-
Mega

2003
575.000
1.800.000
1 : 3,1
10%
Mega

2004
575.000
1.800.000
1 : 3,1
-
Mega
Gaji 13
2005
575.000
1.800.000
1 : 3,1
-
SBY
Gaji 13
2006
661.300
2.070.000
1 : 3,1
15%
SBY
Gaji 13
2007
760.500
2.405.400
1 : 3,1
15%
SBY
Gaji 13
2008
910.000
2.910.000
1 : 3,2
20%
SBY
Gaji 13
2009
1.040.000
3.400.000
1 : 3,3
15%
SBY
Gaji 13
2010
1.095.000
3.580.000
1 : 3,3
5%
SBY
Gaji 13
2011 (rencana)
1.204.500
3.938.000
1 : 3,3
10%
SBY
Gaji 13

PNS Daerah Dapat Remunerasi, Diberlakukan Mulai Pertengahan Tahun Ini

Remuneration benefits are still enjoyed by the central government agencies. This year, the allowances that can be folded double those revenues, will be felt civil servants (PNS) of local government. Both the provincial, district and city.
Secretary Ministry of State Apparatus Empowerment and Reforms (Kemen PAN and RB) affirmation Kinanto explained, review of remuneration policies that are still be discussed, and predicted to be completed next June. ''After that could be applied,''he said.
Affirmation explains the remuneration policy of granting allowances for local governments who run the bureaucratic reform can not be run simultaneously. Remuneration allowances can not once it reaches 33 provinces covering 399 districts and 98 cities. The reason, the financial state this year is not enough to cover the remuneration benefits.



JAKARTA– Tunjangan remunerasi sampai sekarang masih dinikmati oleh lembaga pemerintah pusat. Tahun ini, tunjangan yang bisa melipatkan gandakan pendapatan tersebut, bakal dirasakan pegawai negeri sipil (PNS) pemerintah daerah. Baik provinsi, kabupaten, dan kota.
Sekertaris Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN dan RB) Tasdik Kinanto menjelaskan, kajian terhadap kebijakan remunerasi itu saat ini masih terus dibahas, dan diprediksi bakal rampung Juni mendatang. ’’Setelah itu baru bisa dijalankan,’’ tandasnya.
Tasdik menjelaskan, kebijakan pemberian tunjangan remunerasi bagi pemerintah daerah yang menjalankan reformasi birokrasi tersebut tidak bisa dijanlankan serentak. Tunjangan remunerasi tidak bisa sekali itu menjangkau 33 provinsi yang meliputi 399 kabupaten dan 98 kota. Penyebabkan, kuangan negara tahun ini tidak cukup untuk menalangi tunjangan remunerasi.
Sebagai solusinya, Kemen PAN dan RB menetapkan sistem pilot project. Sistem ini digunakan untuk uji coba penerapan tunjangan remunerasi bagi pegawai pemerintah daerah. Dari penetapan sistem tersebut, Tasdik menjelaskan jika mulai saat ini seluruh pemerintah daerah berlomba untuk menerapkan sistem reformasi birokrasi.
Tasdik menjelaskan, penentuan bagi pemerintah daerah yang bisa mendapatkan tunjangan remunerasi dilakukan secara terbuka. Maksudnya, tambah dia, pihak Kemen PAN dan RB serta jajaran terkait lainnya murni menetapkan daerah penerima tunjangan remunerasi berdasarkan kinerja. ’’Tidak ada aspek politik dan apapun. Semuanya murni kinerja,’’ tadasnya.
Untuk itu, Tasdik menjelaskan supaya daerah mulai saat ini sudah menyempurnakan aspek aparatur dan birokrasi lainnya. Seperti kelembagaan, sumber daya manusia (SDM) aparatur, akuntanbilitas, budaya kerja, dan pelayanan publik.
Dari sekian banyak aspek pembenahan tersebut, Tasdik mengatakan pelayanan publik merupakan entry point percepatan pemberdayaan aparatur negara. Percepatan pemberdayaan aparatur untuk peningkatan pelayanan publik itu, menjadi kunci sebuah daerah bisa menerima tunjangan remunerasi.
Lantas berapakan daerah yang akan dijadikan pilot project tersebut? Tasdik mengungkapkan pihaknya masih belum bisa menetapkannya. Tetapi, karena masih menggunakan sistem pilot project, jumlahnya tidak banyak. Bisa jadi, hanya diterapkan di satu provinsi, kabupaten, dan kota dulu. ’’Tentunya, penetapannya nanti sekalian besaran tunjangan kinerja (remunerasi, red),’’ kata dia.
Selain terus mematangkan program remunerasi PNS pemerintah daerah, Kemen PAN dan RB juga sedang mengkaji penetapan anggota DPRD menjadi pejabat negara. Meskipun mendapat perhatian, usulan itu dinilai kental nuansa politis.
Usulan ini bisa jadi ditolak karena dinilai bisa semakin membebani keuangan negara. Selama ini, anggaran negara untuk gaji anggota DPRD sudah relatif besar. Jika status anggota DPRD berubah menjadi pejabat negara, anggaran gaji bagi mereka bisa melambung.
’’Kami tetap menghargai keinginan anggota DPRD tersebut untuk menjadi pejabat negara,’’ tandas Tasdik. Dia menambahkan, posisi DPRD dan pemerintah daerah saat ini sebagai penyelenggaran pemerintahan daerah dinilai sudah tepat.(wan/jpnn)

Seputar Jabatan Struktural dan Jabatan Fungsional PNS

In the government bureaucracy known career positions, ie positions within the bureaucracy that can only be occupied by civil servants. Position career can be divided into two, namely the structural position and functional position.




Dalam birokrasi pemerintah dikenal jabatan karier, yakni jabatan dalam lingkungan birokrasi yang hanya dapat diduduki oleh PNS. Jabatan karier dapat dibedakan menjadi 2, yaitu:
Jabatan Struktural, yaitu jabatan yang secara tegas ada dalam struktur organisasi. Kedudukan jabatan struktural bertingkat-tingkat dari tingkat yang terendah (eselon IV/b) hingga yang tertinggi (eselon I/a). Contoh jabatan struktural di PNS Pusat adalah: Sekretaris Jenderal, Direktur Jenderal, Kepala Biro, dan Staf Ahli. Sedangkan contoh jabatan struktural di PNS Daerah adalah: sekretaris daerah, kepala dinas/badan/kantor, kepala bagian, kepala bidang, kepala seksi, camat, sekretaris camat, lurah, dan sekretaris lurah.
Jabatan Fungsional, yaitu jabatan teknis yang tidak tercantum dalam struktur organisasi, tetapi dari sudut pandang fungsinya sangat diperlukan dalam pelaksansaan tugas-tugas pokok organisasi, misalnya: auditor (Jabatan Fungsional Auditor atau JFA), guru, dosen, dokter, perawat, bidan, apoteker, peneliti, perencana, pranata komputer, statistisi, pranata laboratorium pendidikan, dan penguji kendaraan bermotor.

A. Larangan memangku jabatan rangkap
PP no. 29 tahun 1997 tentang PNS yang menduduki jabatan rangkap
PP no. 47 tahun 2005 tentang Perubahan atas PP no. 29 tahun 1997 tentan PNS yang menduduki jabatan rangkap
PP no. 30 tahun 1980 tentang peraturan displin PNS (sudah diganti dengan PP no.53 tahun 2010)
53 Tahun 2010: Disiplin Pegawai Negeri Sipil (situs asli) , pengganti PP no. 30 tahun 1980


Pejabat fungsional dibebaskan sementara dari jabatannya apabila :
Dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang atau berat berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980, atau
Diberhentikan sementara sebagai Pegawai Negeri Sipil berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 1966,
Ditugaskan secara penuh di luar jabatan fungsional yang dijabatnya,
Tugas belajar lebih dari 6 bulan, atau
Cuti di luar tanggungan negara, kecuali untuk persalinan keempat dan seterusnya.

C. Pengecualian untuk memangku Jabatan rangkap
PP no 29/1997 Pasal 2 ayat (2) untuk Jabatan Jaksa dan Peneliti
PP no 047/2005 Pasal 2 ayat (2) selain jabatan Jaksa dan Peneliti ditambah Perancang
Permendiknas no 67 tahun 2008 tentang pengangkatan pimpinan PTN Pasal 2 : dosen di lingkungan kemendiknas dapat diberi tugas tambahan dengan cara diangkat sebagai Pimpinan Perguruan Tinggi atau Pimpinan Fakultas
SE Dirjen no 2705 tentang pengangkatan pimpinan PTS
PP no 37 tahun 2009 pasal 18 ayat (1) s/d (6). PNS dosen yang sudah bertugas sebagai dosen paling sedikit 8 tahun dapat ditempatkan pada jabatan struktural di luar Perguruan Tinggi, dibebaskan sementara dari jabatan apabila ditugaskan secara penuh di luar jabatan dosen dan semua tunjangan yang berkaitan dengan tugas sebagai dosen diberhentikan sementara.
Kepmenkowasbangpan no 38/KEP/MK.WASPAN/8/1999 pasal 26 : Dosen dibebaskan sementara dari tuga-tugas jabatannya apabila dtugaskan secara penuh di luar jabatan fungsional dosen


Jabatan struktural hanya dapat diduduki oleh mereka yang berstatus sebagai PNS. Calon Pegawai Negeri Sipil tidak dapat diangkat dalam jabatan struktural. Anggota Tentara Nasional Indonesia dan Anggota Kepolisian Negara hanya dapat diangkat dalam jabatan struktural apabila telah beralih status menjadi PNS, kecuali ditentukan lain dalam peraturan perundangan. Eselon dan jenjang pangkat jabatan struktural sesuai PP Nomor 13 Tahun 2002.


Jabatan fungsional adalah kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak seorang Pegawai Negeri Sipil dalam suatu satuan organisasi yang dalam pelaksanaan tugasnya didasarkan pada keahlian/dan atau keterampilan tertentu serta bersifat mandiri.
Jabatan fungsional pada hakekatnya adalah jabatan teknis yang tidak tercantum dalam struktur organisasi, namun sangat diperlukan dalam tugas-tugas pokok dalam organisasi Pemerintah. Jabatan fungsional Pegawai Negeri Sipil terdiri atas jabatan fungsional keahlian dan jabatan fungsional keterampilan. Produk hukum yang mengatur pengangkatan dalam Jabatan Fungsional adalah PP No. 16 tahun 1994 dan Keppres No. 87 tahun 1999.

Semoga bermanfaat,
Wass..
NF
Source: http://www.kopertis12.or.id/

New Salary! Gaji BaruTNI, Polri, Veteran, KNIP, Perintis Kemerdekaan, Pensiunan Tahun 2011

=
Do you have a family as Military, Police, Veterans, KNIP, Pioneer of Independence, or Retired? Please get information about their salary or maybe your own here.

PP No. 12 tahun 2011 tentang Perubahan ketujuh atas PP No. 28 tahun 2001 tentang Peraturan Gaji Anggota TNI
http://www.djpp.depkumham.go.id/inc/buka.php?czozMDoiZD0yMDAwKzExJmY9cHAxMi0yMDExLmh0bSZqcz0xIjs=
PP No. 13 tahun 2011 tentang Perubahan ketujuh atas PP No. 29 tahun 2001 tentang Peratuan Gaji Anggota Kepolisian NRI
http://www.djpp.depkumham.go.id/inc/buka.php?czozMDoiZD0yMDAwKzExJmY9cHAxMy0yMDExLmh0bSZqcz0xIjs=
PP No. 17 tahun 2011 tentang Perubahan kesepuluh atas PP No. 10 tahun 1980 tentang Pemberian Tunjangan Kehormatan kepada bekas anggota Komite Nasional Indonesia Pusat dan Janda/dudanya
http://www.djpp.depkumham.go.id/inc/buka.php?czozMDoiZD0yMDAwKzExJmY9cHAxNy0yMDExLmh0bSZqcz0xIjs=
PP No. 18 tahun 2011 tentang Perubahan kesembilan atas PP No. 14 tahun 1985 tentang pemberianTunjangan Perintis Pergerakan Kebangsaan/Kemerdekaan
http://www.djpp.depkumham.go.id/inc/buka.php?czozMDoiZD0yMDAwKzExJmY9cHAxOC0yMDExLmh0bSZqcz0xIjs=
PP No. 19 tahun 2011 tentang Perubahan ketujuh atas PP No. 34 tahun 1985 tentang Pemberian Tunjangan Veteran kepada Veteran RI
http://www.djpp.depkumham.go.id/inc/buka.php?czozMDoiZD0yMDAwKzExJmY9cHAxOS0yMDExLmh0bSZqcz0xIjs=
Salam, Fitri

Sabtu, 12 Maret 2011

Apa Isi Berita Sampah "The Age" tentang Yudhoyono Abuse Power?


Yudhoyono ‘abused power’
Author: By PHILIP DORLING
Date: 11/03/2011
Words: 626
Source: AGE Publication: The Age
Section: News
Page: 1
SECRET US diplomatic cables have implicated Indonesian President Susilo Bambang Yudhoyono in substantial corruption and abuse of power, puncturing his reputation as a political cleanskin and reformer.
The cables say Mr Yudhoyono has personally intervened to influence prosecutors and judges to protect corrupt political figures and pressure his adversaries, while using the Indonesian intelligence service to spy on political rivals and, at least once, a senior minister in his own government.
They also detail how Mr Yudhoyono’s former vice-president reportedly paid millions of dollars to buy control of Indonesia’s largest political party, and accuse the President’s wife and her family of seeking to enrich themselves through their political connections.
The revelations come as Indonesian Vice-President Boediono visits Canberra today for talks with acting Prime Minister Wayne Swan and discussions with officials on administrative change to reform Indonesia’s corrupt bureaucracy.
The US diplomatic reports obtained by WikiLeaks and provided exclusively to The Age say that soon after becoming President in 2004, Mr Yudhoyono intervened in the case of Taufik Kiemas, the husband of former president Megawati Sukarnoputri.
Mr Taufik reportedly had used his continuing control of his wife’s Indonesian Democratic Party, then the second largest party in Indonesia’s Parliament, to broker protection from prosecution for what the US diplomats described as “legendary corruption during his wife’s tenure”.
In December 2004, the US embassy in Jakarta reported that one of its most valued political informants, senior presidential adviser T.B. Silalahi, had advised that then assistant attorney-general Hendarman Supandji, who was leading the new government’s anti-corruption campaign, had gathered “sufficient evidence of the corruption of former first gentleman Taufik Kiemas to warrant Taufik’s arrest”.
But Mr Silalhi, one of Mr Yudhoyono’s closest political confidants, told the US embassy the President “had personally instructed Hendarman not to pursue a case against Taufik”.
No legal proceedings were brought against Mr Taufik, an influential political figure who now serves as speaker of the People’s Consultative Assembly, a largely ceremonial body representing members of parliament.
The US embassy also reported that then vice-president Jusuf Kalla allegedly paid “enormous bribes” to win the chairmanship of Golkar, Indonesia’s largest party, during a December 2004 party congress.
The President’s wife and relatives feature prominently in the US embassy’s political reporting, with American diplomats highlighting efforts of the President’s family “particularly first lady Kristiani Herawati . . . to profit financially from its political position”. As early as 2006 the embassy commented to Washington that “first lady Kristiani Herawati is increasingly seeking to profit personally by acting as a broker or facilitator for business ventures . . . Numerous contacts also tell us that Kristiani’s family members have begun establishing companies in order to commercialise their family’s influence.”
Highlighting the first lady’s behind-the-scenes-influence, the embassy described her as “a cabinet of one” and “the President’s undisputed top adviser”.
Other leaked cables indicate Mr Yudhoyono has used the Indonesian State Intelligence Agency (BIN) to spy on his political allies and opponents.
According to a senior Indonesian intelligence officer, Mr Yudhoyono directed BIN chief Syamsir Siregar to instruct his officers to conduct surveillance on one of the most senior cabinet ministers, State Secretary Yusril Mahendra, while he made a secret trip to Singapore to meet Chinese businessmen.
The President also reportedly tasked BIN to spy on rival presidential candidates. Mr Silalah told US diplomats Mr Yudhoyono “shared the most sensitive BIN reporting on political matters only with himself and Cabinet Secretary Sudi Silalahi”.
Although Mr Yudhoyono won a big victory in the 2009 election, US envoys quickly concluded he was running out of political puff. After political controversies through late 2009 and into last year led to his popularity taking a sharp fall, the embassy said the President was increasingly “paralysed”. “Unwilling to risk alienating segments of the Parliament, media, bureaucracy and civil society, Yudhoyono has slowed reforms,” it said.

==

BERITA UTAMA THE AGE (AUSTRALIA) "YUDHOYONO MENYALAHGUNAKAN KEKUASAAN"

Kawat rahasia diplomat Amerika Serikat mengait-ngaitkan Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono dengan kasus korupsi besar dan penyalahgunaan kekuasaan, telah menusuk reputasinya sebagai seorang politisi yang bersih dan reformis.
Kawat tersebut mengatakan Presiden Yudhoyono secara pribadi telah ikut campur tangan untuk mempengaruhi jaksa dan hakim dalam melindungi tokoh politik yang korup dan menekan lawan, sementara itu juga menggunakan layanan intelijen Indonesia untuk memata-matai saingan politik dan, setidaknya sekali, seorang menteri senior dalam pemerintahan sendiri.
Mereka juga merinci bagaimana mantan wakil dari Presiden Yudhoyono dilaporkan telah membayar jutaan dolar untuk menyuap partai politik terbesar di Indonesia, dan menuduh istri Presiden dan keluarganya berusaha memperkaya diri melalui koneksi politik mereka.
Pengungkapan rahasia manakala Wakil Presiden Indonesia Boediono berkunjung ke Canberra hari ini untuk melakukan pembicaraan dengan Perdana Menteri Wayne Swan dan melakukan diskusi dengan beberapa pejabat menyangkut perubahan administratif untuk reformasi birokrasi Indonesia yang korup.
Laporan diplomatik AS ini diperoleh WikiLeaks dan disediakan khusus untuk The Age mengatakan bahwa segera setelah menjadi Presiden pada tahun 2004, Presiden Yudhoyono campur tangan dalam kasus Taufik Kiemas, suami mantan presiden Megawati Sukarnoputri.
Bapak Taufik yang dilaporkan telah meneruskan kendalinya atas partai isterinya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, sebagai partai terbesar kedua di parlemen Indonesia, untuk berlindung dari penuntutan untuk apa yang para diplomat AS gambarkan sebagai "korupsi legendaris selama masa istrinya menjabat".
Pada bulan Desember 2004, kedutaan AS di Jakarta melaporkan bahwa salah satu informan politik yang dipercaya, penasehat senior presiden TB Silalahi menyarankan yang kemudian jaksa agung muda Hendarman Supandji, yang memimpin kampanye anti-korupsi pemerintahan baru, telah mengumpulkan "bukti tindakan korupsi mantan first gentlemanTaufik Kiemas guna mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Taufik".
Tapi TB Silalahi, salah seorang politisi terdekat kepercayaan SBY, mengatakan kepada kedutaan AS Presiden "secara pribadi telah memerintahkan Hendarman tidak melanjutkan kasus melawan Taufik".
Tidak ada proses hukum yang diajukan terhadap Taufik, seorang tokoh politik berpengaruh yang sekarang menjabat sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat, suatu lembaga terbesar yang merupakan anggota parlemen.
Kedutaan AS juga melaporkan bahwa kemudian wakil presiden Jusuf Kalla dituduh membayar "suap besar" untuk memenangkan kepemimpinan di Partai Golkar, partai terbesar di Indonesia, saat kongres partai Desember 2004.
Istri Presiden dan kerabat digambarkan secara menonjol dalam laporan politik kedutaan AS, di mana diplomat Amerika menyoroti upaya keluarga Presiden "terutama wanita pertama Kristiani Herawati. . . untuk mendapatkan keuntungan finansial dari posisi politiknya ". Pada awal 2006 kedutaan berkomentar ke Washington bahwa "wanita pertama (first lady) Kristiani Herawati semakin berusaha untuk meraih keuntungan pribadi dengan bertindak sebagai broker atau fasilitator untuk usaha bisnis. . . banyak kontak juga memberitahu kami bahwa anggota keluarga Kristiani itu telah mendirikan perusahaan-perusahaan dalam rangka mengomersiliasikan pengaruh keluarga mereka. "
Menyoroti latar belakang pengaruh wanita pertama (first lady) itu , kedutaan menggambarkan dirinya sebagai "kabinet satu" dan "penasihat presiden yang tak terbantahkan ".
Bocoran kawat lainnya menyebutkan Presiden Yudhoyono telah memanfaatkan Badan Intelijen Negara (BIN) untuk memata-matai sekutu dan lawan politiknya.
Menurut seorang pejabat intelijen senior Indonesia, Yudhoyono mengarahkan kepala BIN Syamsir Siregar untuk menginstruksikan bawahannya untuk memata-matai salah satu menteri kabinet paling senior, Sekretaris Negara Yusril Mahendra, ketika ia melakukan perjalanan rahasia ke Singapura untuk bertemu pengusaha China.
Presiden juga dilaporkan menugaskan BIN untuk memata-matai calon presiden saingan. Mr Silalah mengatakan kepada diplomat AS Presiden Yudhoyono "berbagi laporan politik paling rahasia dari BIN hanya untuk dirinya sendiri dan Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi".
Meskipun Presiden Yudhoyono meraih kemenangan besar dalam pemilu 2009, utusan AS dengan cepat menyimpulkan ia kehabisan hembusan politik. Setelah kontroversi politik pada akhir tahun 2009 hingga tahun lalu menyebabkan popularitasnya merosot tajam, kedutaan mengatakan Presiden semakin "lumpuh". "Tidak mau mengambil risiko disisihkan kelompok Parlemen, media, birokrasi dan masyarakat sipil, Yudhoyono menjadi lambat melakukan reformasi," katanya.

Kamis, 10 Maret 2011

Mengenal Nama Pangkat diKalangan TNI - To Know Rank Name In Indonesian Militery

For ordinary people, the names rank among the TNI still confusing. Most popular and more known to the public is the name of the existing rank in the ranks of the Army. While rank among the Navy and Air Force military is less known. Since the issuance of Government Regulation No. 24 of 1973, a sign of rank for the three forces (TNI-AD, TNI-AU, and the TNI-AL) and the Police be synchronized to be like below. But since 2001, the Indonesian National Police have been separated from the TNI and use a separate rank.

Bagi masyarakat awam, nama-nama kepangkatan di kalangan TNI masih membingungkan. Paling populer dan lebih dikenal masyarakat adalah nama kepangkatan yang ada di jajaran TNI Angkatan Darat. Sedangkan pangkat di kalangan TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara kurang dikenal. Sejak dikeluarkannya Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1973, tanda kepangkatan untuk ketiga angkatan (TNI-AD, TNI-AU, dan TNI-AL) beserta Polri disetarakan menjadi seperti di bawah ini. Namun sejak tahun 2001, Kepolisian Republik Indonesia telah dipisahkan dari TNI  dan menggunakan tanda kepangkatan tersendiri.
Berikut ini adalah nama-nama pangkat di kalangan TNI.


TNI Angkatan Darat
TNI Angkatan Laut
TNI Angkatan Udara

Perwira
Pangkat Kehormatan
Jenderal Besar
Laksamana Besar
Marsekal Besar


Perwira Tinggi
Jenderal
Laksamana
Marsekal

Letnan Jenderal
Laksamana Madya
Marsekal Madya

Mayor Jenderal
Laksamana Muda
Marsekal Muda

Brigadir Jenderal
Laksamana Pertama
Marsekal Pertama

Perwira Menengah
Kolonel
Kolonel
Kolonel

Letnan Kolonel
Letnan Kolonel
Letnan Kolonel

Mayor
Mayor
Mayor

Perwira Pertama
Kapten
Kapten
Kapten

Letnan Satu
Letnan Satu
Letnan Satu

Letnan Dua
Letnan Dua
Letnan Dua

Bintara
Bintara Tinggi
Pembantu Letnan Satu
Pembantu Letnan Satu
Pembantu Letnan Satu

Pembantu Letnan Dua
Pembantu Letnan Dua
Pembantu Letnan Dua

Bintara
Sersan Mayor
Sersan Mayor
Sersan Mayor

Sersan Kepala
Sersan Kepala
Sersan Kepala

Sersan Satu
Sersan Satu
Sersan Satu

Sersan Dua
Sersan Dua
Sersan Dua

Tamtama
Tamtama Kepala
Kopral Kepala
Kopral Kepala
Kopral Kepala

Kopral Satu
Kopral Satu
Kopral Satu

Kopral Dua
Kopral Dua
Kopral Dua

Tamtama
Prajurit Kepala
Kelasi Kepala
Prajurit Kepala

Prajurit Satu
Kelasi Satu
Prajurit Satu

Prajurit Dua
Kelasi Dua
Prajurit Dua

Mengenal Nama Pangkat di Kepolisian RI - To Know Rank Name of Indonesian Police

After the enactment of government policy to separate the Police from the TNI, then since 1 January 2001, the Police have use traditional names and signs its own ranks. The changes are based on police chief's decision letter No. Pol: Skep/1259/X/2000, October 3, 2000.



Setelah berlakunya kebijakan pemerintah memisahkan Polri dari TNI, maka sejak 1 Januari 2001, Polri telah mengggunakan nama dan tanda pangkat sendiri. Perubahan tersebut berdasarkan surat keputusan Kapolri No. Pol: Skep/1259/X/2000, tanggal 3 Oktober 2000.
Daftar nama kepangkatan Polri
Polri (sekarang)
Polri (dulu)
Perwira
Perwira Tinggi
Jenderal Polisi
Jenderal Polisi
Komisaris Jenderal Polisi
Letnan Jenderal Polisi
Inspektur Jenderal Polisi
Mayor Jenderal Polisi
Brigadir Jenderal Polisi
Brigadir Jenderal Polisi
Perwira Menengah
Komisaris Besar Polisi
Kolonel
Ajun Komisaris Besar Polisi
Letnan Kolonel
Komisaris Polisi
Mayor
Perwira Pertama
Ajun Komisaris Polisi
Kapten
Inspektur Polisi Satu
Letnan Satu
Inspektur Polisi Dua
Letnan Dua
Bintara Tinggi
Ajun Inspektur Polisi Satu
Pembantu Letnan Satu
Ajun Inspektur Polisi Dua
Pembantu Letnan Dua
Bintara
Brigadir Polisi Kepala
Sersan Mayor
Brigadir Polisi
Sersan Kepala
Brigadir Polisi Satu
Sersan Satu
Brigadir Polisi Dua
Sersan Dua
Ajun Brigadir Polisi
Kopral Kepala
Ajun Brigadir Polisi Satu
Kopral Satu
Ajun Brigadir Polisi Dua
Kopral Dua
Bhayangkara Kepala
Prajurit Kepala
Bhayangkara Satu
Prajurit Satu
Bhayangkara Dua
Prajurit Dua

Label

. Menkeu 1946 1947 1948 1949 1950 1951 1952 1953 1954 1955. 1956 1957 1958 1959 1960 1961 1962 1963 1965 1966 1967 1968 1969 1970 1972 1973 1974 1975 1976 1977 1978 1979 1980 1981 1982 1983 1984 1985 1986 1987 1988 1989 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2010 2011 2013. 2014 A AA abad ke-7 ABC abdul hadi wm ABK Abu Nawas Aceh achdiat k mihardja Adat agama Ahok AI airmadidi Airmadidi. ajaran sesat ajib hamdani Al-Qur'an Alkitab AMBON amsal amurang anak yatim/piatu anak-anak anggaran Angkatan 45 angsuran animal animasi animation Anjab Antasari aplikasi mobile apresiasi sastra Apuse Arab architectur architecture arsitektur artificial intelligence artikel. asal-usul lagu yamko rambe yamko Askes ASN Asrul Sani Astinet asuransi audio audio to text ayu ting ting B Babilonia baca artikel dibayar bahasa Bahasa Belanda bahasa daerah Bahasa Indonesia bahasa kreol Bahasa Portugis bahasa Termate Bahlil Dahadalia bahundak Bait Allah bajak BANJAR bank banten bantuan korea selatan Bapertarum barang dan jasa pemerintah Basuki BATAK batas laut batas usia pensiun. PP BB BBM bersubsidi Bea Cukai beasiswa bekerja dari rumah Belanda bencana bendera beras berita Betlehen biaro Bidat billing bimbo BIODATA BIOGRAFI bisnis bisnis gratis bisnis properti bisnis sampingan Bitung BKD BKN blogger BNI BNN bobbit worm Bolaang Mongondow Bolmut Bolong Bolsel Boltim BPJS BPKB BRI briptu norman kamaru BTN Bu Tahanusang budaya Budaya Kerja budayawan bugil building buku bulan BUMD BUMN bunaken bung karno BUP bupati C Camat CC ccovid-19 cerita rakyat cerpen Chairil Anwar China choir cicilan cincin cinta CIO CIPTA KERJA CIPTAKERJA civil servant classical coconut octopus collorydianisme conference contoh convert copy-paste foto covid-19 CPNS cuti cuti bersama D D.Brilman Dacuda Pocket Scanner daerah daerah otonom baru Dana Sehat DAU denda desa desain detektor logam Dhana Widyatmika Dialek Diklat Kompetensi DIKLAT PIM dirjen dirjen anggaran disiplin diskusi diving DKI doa dogma dokumen dolar domain dongeng download DP3 DPR drama dramatik dramatis personae DRH Driver duasudara dubes duda duit dunia E e-billing e-Gov E-KTP e-voting edaran Edaran Mendagri eigendom ekonomi eksistensialisme eksperimental ekstensi eliezer Ensiklopedi Epifanius erupsi esai eselon extension F f. Kelling facebook Fiery Cross Reef Filsafat fisik foto funny gaji gaji baru PNS gaji baru Polri gaji baru TNI gaji hakim gaji ke-13 Gaji PNS 2013 gaji polri 2011 gaji polri 2013 gaji tni 2011 gaji TNI 2012 gaji tni 2013 galungan Ganefo gangguan kecemasan ganti logo blogger garuda gaya hidup gayus GCIO gelombang gembala gempa generasi Alfa generasi baby boomers generasi diam generasi milenial generasi Z gereja GG Gibran Rakabuming GMIM Golongan Ruang Google Cloud Google drive Google One grafik Gregorian gubernur gunung api Gunung Ruang gunung Salak guru hairy frogfish hakim halmahera HAM hari libur hari raya HB Yassin HB Yassin. HB Yassin HB Yassin. Pusat Dokumentasi hewan Hijriyah Hindu hobby home honorer house hukum hut I Nyoman Nuarta idul fitri II Ijazah Palsu iklan gratis iklan rumah IKN imlek Indihome Indonesia industri Infotek Inggris Injil Inpres instansi pemerintah integritas interior internet Islam israel istana garuda Istana Garuda Ibukota Nusantara Istana Presiden IKN IT ITE ITM jabatan fungsional jabatan pimpinan jabatan struktural jaksa janda JAWA jenderal jiwa Johnson Reef Jokowi jual-beli jual-beli rumah Julian K-1 K-2 KABUPATEN kalabat kalender Kalimantan kampanye kampus Kamus kandang domba kartu kredit karunia KARYA SATYA Kasus kata bijak kata mutiara kata-kata bijak kata-kata hikmat kata-kata mutiara kawasan khusus kawin KBBI KDKMP keamanan KEK Kekayaan kelahiran Yesus kelas keluarga kelurahan Kemen-PU Kemendagri Kemenkeu Kemenkum-HAM Kementrian kenaikan gaji kenaikan pangkat Kepala Daerah Kepdirjen Keppres kepribadian Keputusan Ka BKN keputusan menteri kerajaan kereta jenazah kereta kerajaan kereta pernikah william kerja Kesehatan keuangan Khotbah khotbah. kiamat Kisah Mahabarata KK Klasik Kode Etik koloriadianisme komedi Kominfo konstitusi konversi koor koperasi korpri Korupsi KOTA Kotamobagu koupsi KPCPEN KPK kristen Kritik Sastra kritik seni kue kuliah kunci foto L lagu lagu daerah Lagu Daerah lagu daerah Jawa Timur Lagu daerah Papua Lagu daerah Riau Lagu Daerah Sangihe lagu nasional lagu Papua lambang daerah langganan langowan lapas larangan laut Laut China Selatan lawak lebaran legenda lemang Lembaga Negara lembeh Lembeh Resort Lembeh Strait LG LHKPN libur nasional liburan Likupang lingkungan kerja Lirang lirik lirik lagu Lirik Lagu Daerah litle logo lokon lomba sastra lowongan lucu Lurah M magnitudo mahasiswa mahasiswa baru mahawu makar MALUKU Malut Manado mandarin fish Manganitu manusia marah rusli marga masa Anak-anak masamper masarang Masehi Mawali Mazmur media massa meja Melayu mendagri mengajar menkeu Menpan merah putih MERS Mesir mesjid metal detector Meyer migdal eder mimic octopus Minahas minahasa Minahasa Selatan Minahasa Tenggara Minahasa Utara minangkabau Mischief Reef mistik mitos MM mobil bekas mobil jenazah mobil mewah mochtar lubis model money Mongondow monumen moratorium motivasi motivasi hidup Mouse Scanner MPR Mr. Assat Mr. Sjafruddin muhaling Muhammad Musa mutasi nabi NAD nama domain nama etnis nama fam nama klan nama marga nama orang nama suku NARKOBA Nasdem nasi jaha Nasrani natal negara NEWS NII nikah NIP novel Nuklir Nusantara o ina ni keke OMNIBUS LAW oneness Orang Terkaya orde baru outsourcing pada pahlawan padang gembala paduan suara Pajak PAK pakaian adat Pakaian Dinas pandemi Pangdam pangkat PNS pangkat polri pangkat TNI pantai pantekosta pantun papan tulis elekronik papan tulis sekolah PAPUA partitur paskah paypal pdf pegawai pegawai tidak tetap pemerintah pejabat pejabat eselon pejabat pimpinan tinggi pelantikan pelayan khusus Pelindo pemalsuan pembunuhan Pemda Pemerintah pemerintah daerah pemilihan pemukiman pendaki pendeta pendidikan penembakan penerbangan penerimaan CPNS penerimaan pegawai BUMN penipuan Penpres pensiun pensiun pokok pensiunan pentakosta penyair penyaliban penyimpanan Perang Dunia peraturan kepala BKN peraturan menteri Peraturan Pemerintah perda perguruan tinggi perhubungan Peribahasa Periodisasi Perjalanan Dinas Perjanjian Lama perjuangan perkawinan Permen pernikahan william dan kate PERPPU PERPPU 1959 Perpres pers perumahan Perumnas pesawat pidato pigmy seahorse Pilgub DKI Pilkada Pilpres pinjaman plagiat PLN PMK PMK. Menkeu PNBP PNS PNS. Kekayaan poem poetry polisi politik politisi polling polri Portugis postmodernism PP PP 53 PP1998 PP2000 PP2001 PP2002 PP2011 PP2012 CPNS PPATK PPPK Prabowo prabu siliwangi pramugari Presiden RI Presiden SBY pria profesi propinsi proposal prosa protes Provinsi proyek psikiater psikis psikologi PTTP Puisi puisi lama pulau Spratly pulsa PUPNS PUPR purnawirawan Pusat Pusat Dokumentasi R raja ramalan ramayana rapel Rasul Rasul Paulus Ratahan read real estate Rek Ayo Rek rekening rekening gendut remunerasi remunerasi PNS daerah renovasi renungan resensi Retribusi Menara review sastra ribbon eel RIS Rismon Sianipar ritual Rivai Apin roh roman Romawi ROSIHAN ANWAR Roy Suryo rumah rumah kontrakan rumah mewah rumah murah Rumah Sakit rumah sederhana rumah tangga RUU RUU ASN RUU BPJS RUU Tipikor S salary salib sambo sandi sangihe SANGIHE TALAUD SANKSI santo sapaan SARS sastra sastra daerah sastra indonesia sastra online satgas SATYALENCANA Scribd sejarah sejarah Al'Quran sejarah gereja sejarah gereja. Sejarah Sastra Sekda sekolah dasar selingkung Seminar seniman sertifikasi guru server Shukoi siau siber SIM sinagoge Singapura sinopsis sipir siswa Sitaro siti nurbaya SK skala richter sms soeharto Soekarno Soleram Solo Soputan sosialisasi sosiologi Spanyol STAN standar biaya STNK storage stress studi komparasi su domain sub domain Subi Reef sufi Sukhoi suku maya Sulawesi Utara Sulut surat edaran Surat Kepercayaan Gelanggang Sutiyoso syahrini syair T tabel tabel gaji pns 2000 tabel gaji pns 2011 tabel gaji pns 2012 tabel gaji pns 2013 tabel gaji pns 2019 Tabel Gaji Polri 2012 Tabel Gaji Polri 2014 TABEL GAJI TNI 2011 TABEL GAJI TNI 2012 TABEL GAJI TNI 2013 tabel gaji TNI 2014 TABEL LENGKAP GAJI POLRI 2011 tabungan tabut Taguladang tagulandang tahun baru tahuna takhayul talaud tanah Tangkoko TAP MPR Taperum tarian tata bahasa taurat taurat. teater Dian teknologi teks Telekomunikasi Tenaga Ahli terminal Ternate teror TERORIS text to audio The Age the royal wedding TIK tips tni TOKOH tokoh dunia tokoh indonesia tokoh islam tomohon tondano torah tradisi transfer trinitas Try Sutrisno tsunami Tsunami tulude tunjangan TVRI Two Fish U uang UGM UN undang-undang Undang-Undang Pokok Agraria unduh unitarian Unpad Unsrat upacara upacara adat UU UU 1948 UU ASN UU Penerbangan UUD UUDS UUPA V vaksin video video conference video lucu viral virus VOC W wabah waisak wakil presiden wali kota walikota wamen warakawuri wartawan website WHO Wikileaks william shakespeare wisata selam wise word Woody Reef Wuhan Yahudi yamko rambe yamko Yehuda Yerusalam Yesus Yosua Yus Badudu yusuf hamka