Kecepatan gelombang tsunami sangat bergantung pada kedalaman laut yang dilaluinya. Secara matematis, fenomena ini mengikuti hukum gelombang air dangkal, di mana kecepatan berbanding lurus dengan akar kedalaman air.
Berikut adalah rincian kecepatan rata-rata tsunami berdasarkan lokasinya:
1. Di Laut Dalam (Dekat Pusat Gempa)
Di samudra terbuka dengan kedalaman rata-rata 4.000 hingga 5.000 meter, tsunami bergerak sangat cepat namun hampir tidak terlihat di permukaan karena tinggi gelombangnya yang rendah (biasanya kurang dari 1 meter).
- Kecepatan: Sekitar 700 – 900 km/jam.
- Perbandingan: Setara dengan kecepatan pesawat jet komersial.
2. Di Laut Dangkal (Menuju Pantai)
Saat gelombang mendekati daratan dan kedalaman air berkurang, energi tsunami terkompresi. Hal ini menyebabkan kecepatan berkurang drastis, namun tinggi gelombang meningkat secara signifikan (fenomena shoaling).
- Kecepatan: Berkurang menjadi sekitar 30 – 60 km/jam.
- Kondisi: Meski melambat, kecepatan ini masih jauh lebih cepat daripada kecepatan lari manusia rata-rata, sehingga sangat berbahaya.
Rumus Kecepatan Tsunami
Kecepatan tsunami (v) dapat dihitung menggunakan rumus sederhana berikut: