Berbagi pengetahuan bahasa, seni musik, sastra, budaya, etnik, agama, lagu daerah, lagu rohani, sejarah, undang-undang dll.
Rabu, 29 Juni 2011
L'art pour l'art
Seni demi seni, tidak tunduk kepada suatu tujuan di luar bidang seni, jadi tidak boleh dinilai menurut kriteria moral, politik atau didaktik misalnya. Pendapat ini berasal dari kalangan Romantik di Jerman dan menghasilkan sua tu aliran sastra di Prancis sekitar tahun 1850 (Gauthier, Flaubert dan Baudelaire).
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar